Home Berita Dua Kapal Wisata Baswara dan Bahari Diresmikan Untuk Dorong Labuan Bajo Jadi Seperti Bali

Dua Kapal Wisata Baswara dan Bahari Diresmikan Untuk Dorong Labuan Bajo Jadi Seperti Bali

Share

Jakarta – Dua kapal wisata bernama Baswara dan Bahari diresmikan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat (18/3/2022).

Budi mengatakan, dua kapal itu merupakan fasilitas pendukung untuk mengembangkan destinasi wisata di Labuan Bajo. Pasalnya, Presiden Joko Widodo ingin wilayah itu dapat memenuhi standar pariwisata internasional seperti Bali.

“Bapak Presiden ingin Labuan Bajo menjadi destinasi wisata internasional yang sama baiknya dengan Bali. Kemenhub akan konsisten memberikan dukungan untuk mewujudkannya,” papar Budi dalam keterangan tertulis dikutip Minggu (20/3/2022).

Kapal wisata Baswara dan Bahari bertipe Bottom Glass dan merupakan produksi dalam negeri.

Dua kapal itu dilengkapi oleh kaca di bagian bawah, berkapasitas 44 orang dan 7 anak buah kapal (ABK), dengan panjang 23,1 meter.

Guna mendukung kawasan wisata super prioritas, Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Laut Kemenhub menganggarkan Rp 80 miliar untuk membangun 4 buah kapal.

Pengerjaannya dimulai sejak tahun 2020 dengan membagi dua proyek di galangan kapal Jakarta dan Surabaya.

Dua kapal produksi dalam negeri yang lain pun telah jadi, namun diperuntukkan untuk mendukung destinasi wisata di Likupang.

Kapal Baswara dan Bahari akan dihibahkan oleh Kemenhub ke pemerintah daerah NTT.

Budi menuturkan kedua kapal, Baswara dan Bahari akan dikelola oleh pihak profesional.

“Saya pesan kepada Pemda agar ini dikelola dengan baik dan kita sudah sepakat untuk mencari pihak yang profesional untuk mengelolanya,” ucap dia.

Sementara itu Gubernur NTT Victor Laiskodat berharap pemberian itu bisa dioptimalkan untuk meningkatkan potensi pariwisata dan berdampak pada sektor ekonomi daerah.

“Kami berharap bantuan-bantuan yang telah diberikan dapat secara perlahan meninggalkan stigma provinsi NTT sebagai provinsi yang miskin menjadi provinsi yang mampu bersaing dan mensejahterakan masyarakatnya,” imbuh dia.

Sebagai informasi, pemerintah telah menetapkan lima kawasan dalam kategori super prioritas.

Kelimanya adalah Danau Toba, Sumatera Utara, Borobudur di Jawa Tengah, Mandalika NTB, Labuan Bajo NTT, dan Likupang Sulawesi Utara.

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan, pemerintah pusat meminta kepala daerah lima tempat wisata prioritas itu untuk menyiapkan berbagai program guna meningkatkan layanan sehingga turis domestik maupun mancanegara semakin tertarik untuk mengunjungi wilayah-wilayah tersebut. (*)

Baca juga: Persiapan ASEAN Summit 2023, Jalan Labuan Bajo – Tana Mori Ditingkatkan

Share