JAKARTA, LINTAS — Gedung Technopole di Kampus 2 Politeknik Manufaktur Bandung, Majalengka, Jawa Barat, rampung dibangun. Fasilitas ini kini sudah dimanfaatkan untuk kegiatan belajar mengajar.
Gedung seluas 19.301 meter persegi ini berdiri di atas lahan 133.955 meter persegi di Desa Jatisawit, Kecamatan Kasokandel. Pembangunannya dimulai pada Desember 2023 dan kini telah selesai 100 persen.
Kehadiran kampus ini diharapkan memperkuat kapasitas pendidikan tinggi di bidang manufaktur. Lokasinya strategis karena berada di kawasan Rebana, yang tengah dikembangkan pemerintah sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyebutkan, pendidikan adalah fondasi Indonesia Emas 2045. Ia menegaskan bahwa pembangunan kampus ini adalah bentuk nyata dukungan infrastruktur untuk peningkatan SDM.
“Sarana ini akan meningkatkan produktivitas mahasiswa dan dosen dalam proses belajar mengajar dan penelitian,” kata Dody dalam keterangan tertulis, Minggu (27/7/2025).

Bangunan Gedung Hijau
Kementerian PU membangun dua gedung utama empat lantai dengan konsep center of technology, center of competency, center of industrial partnership, dan center of business development. Kampus juga dilengkapi ruang kuliah I-SMART, sistem project-based learning, serta Teaching Factory yang menyatu dengan industri.
Menurut Dody, pembangunan kampus ini sejalan dengan Astacita Presiden Prabowo, yakni menjadikan pendidikan sebagai pilar utama pembangunan nasional.
Selain bangunan utama, dibangun pula infrastruktur pendukung, seperti jalan kawasan, sistem utilitas MEP (mekanikal, elektrikal, plumbing), serta lanskap hijau. Seluruh infrastruktur dirancang dengan prinsip Bangunan Gedung Hijau (BGH), sebagai wujud komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan.




Kampus 2 Politeknik Manufaktur ini menjadi bagian dari upaya mempercepat pengembangan kawasan Rebana dan Jawa Barat bagian selatan, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2021.
Dengan hadirnya kampus ini, pemerintah berharap tercipta SDM yang kompeten dan siap mengisi kebutuhan industri manufaktur di kawasan tersebut. (HRZ)
Baca Juga: Perumahan Subsidi MGK Raih Sertifikat Bangunan Gedung Hijau































