JAKARTA, LINTAS — Pengisian penuh Bendungan Lausimeme di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, belum akan dilakukan sebelum jembatan penghubung antar desa rampung. Pemerintah menargetkan jembatan tersebut selesai pada Juni 2026 agar akses warga tidak terputus saat elevasi air naik.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan, infrastruktur pendukung menjadi syarat utama optimalisasi bendungan. “Masih ada kewajiban dari pengelola bendungan untuk membuat jembatan yang menghubungkan beberapa desa sebagai akses keluar. Hal ini penting karena apabila bendungan terisi penuh, akses masyarakat berpotensi terputus,” ujarnya saat meninjau lokasi, Minggu (15/2/2026).
Karena itu, pengisian penuh baru dilakukan setelah konektivitas warga terjamin. Pemerintah ingin manfaat bendungan berjalan tanpa mengorbankan mobilitas masyarakat sekitar.

Bendungan Lausimeme sebelumnya telah diresmikan dan kini memasuki tahap optimalisasi. Bendungan ini dibangun Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera II Medan dengan tipe urugan batu inti tegak setinggi 73,5 meter dari dasar sungai dan panjang puncak 205 meter. Luas genangannya mencapai 125,84 hektar.
Sebagai Proyek Strategis Nasional, bendungan berkapasitas 21,07 juta meter kubik ini dirancang mereduksi debit puncak banjir hingga 289 meter kubik per detik. Sistem early release diterapkan untuk mengendalikan aliran dari hulu Sungai Percut dan Sungai Deli, terutama saat musim hujan.
Selain pengendali banjir, bendungan juga menyuplai air baku 2.850 liter per detik untuk Kota Medan melalui Tirtanadi dan Kabupaten Deli Serdang melalui Tirta Deli.

Di sektor energi, tersedia Pembangkit Listrik Minihidro berkapasitas 1 MW.
Dengan fungsi pengendalian banjir, penyediaan air, dan energi, Bendungan Lausimeme diharapkan memperkuat ketahanan air dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Pemerintah menegaskan penyelesaian jembatan menjadi prioritas agar manfaat bendungan optimal dan sejalan dengan agenda Astacita. (HRZ)
Baca Juga: Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Lausimeme Pengendali Banjir di Kota Medan
no































