Home Berita Jalur Fungsional Tol Japek II Selatan Disiapkan untuk Antisipasi Nataru

Jalur Fungsional Tol Japek II Selatan Disiapkan untuk Antisipasi Nataru

Share

JAKARTA, LINTAS — Jalur Fungsional Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan disiapkan guna mengantisipasi arus balik Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru).

PT Jasa Marga melalui anak usahanya PT Jasamarga Japek Selatan (JJS) menyiapkan jalur fungsional Segmen Sadang-Kutanegara sepanjang 8,5 Km pada periode Nataru. Hal ini dilakukan untuk mendukung kelancaran arus balik dari arah Bandung menuju Jakarta.

Direktur Teknik PT JJS Iman Sulaiman menjelaskan, waktu pengoperasian jalur fungsional Jalan Tol Japek II Selatan mengikuti diskresi Kepolisian dengan melihat situasi lalu lintas terkini.

Jalur fungsional ini untuk mengurangi kepadatan di Simpang Susun Dawuan Km 67 sebagai titik pertemuan lalu lintas dari arah Bandung dan sekitarnya yang melewati Jalan Tol Cileunyi-Purwakarta-Padalarang (Cipularang). Serta lalu lintas dari arah Jalan Tol Trans Jawa yang melewati Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Jalan tol Jakarta-Cikampek, salah satu tol Jasa Marga Group. | Dok. Jasa Marga
Jalan tol Jakarta-Cikampek, salah satu tol Jasa Marga Group. | Dok. Jasa Marga

“Jalur fungsional Jalan Tol Japek II Selatan juga dapat digunakan dengan mempertimbangkan tidak adanya kepadatan lalu lintas pada jalan non tol (Jalan Industri) di daerah Karawang setelah akses keluar jalur fungsional,” ujar Iman di web Jasa Marga.

Iman menambahkan, untuk mengakses jalur fungsional, pengguna jalan dapat masuk melalui SS Sadang yang terletak di sekitar Km 77 Jalan Tol Cipularang dengan mengikuti perambuan dan arahan petugas di sekitar lokasi.

Nantinya, pengguna jalan dapat mengakses main road sepanjang 8,5 Km yang terhubung dengan jalan non-tol.

“Jalur fungsional ini dibuka hanya untuk kendaraan kecil/golongan I (non-bus), dengan kecepatan maksimal kendaraan 60 Km/Jam,” tambah Iman.

“Perlu dipahami oleh pengguna jalan, bahwa setelah melewati jalur fungsional sepanjang 8,5 Km tersebut, pengguna jalan akan melewati jalan non tol sepanjang 15-20 Km untuk masuk kembali ke Jalan Tol Jakarta-Cikampek melalui Gerbang Tol (GT) Karawang Timur di Km 54 atau GT Karawang Barat di Km 47,” lanjut dia.

Masih Gratis

Jalur fungsional Jalan Tol Japek II Selatan mulai dari SS Sadang hingga GT Kutanegara tidak dikenakan tarif atau maish gratis, namun pengguna jalan tetap harus melakukan tapping di GT Kutanegara.

“Di gerbang tol ini, pengguna jalan akan membayar tarif tol Jalan Tol Cipularang dan Jalan Tol Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi) jika melakukan perjalanan dari gerbang tol di Jalan Tol Padaleunyi, dengan besaran tarif yang sama jika pengguna jalan keluar melalui GT Sadang Jalan Tol Cipularang,” tutur Iman.

Jalan Tol Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi) | Dokumentasi Jasamarga Metropolitan Tollroad
Jalan Tol Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi) | Dokumentasi Jasamarga Metropolitan Tollroad

Untuk memastikan kesiapan jalan non-tol yang nantinya akan dilewati pengguna jalan, PT JJS berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional DKI-Jawa Barat (BBPJN DKI-Jabar).

Hal ini untuk kesiapan konstruksi jalan, memasang rambu petunjuk arah sementara, hingga berkerja sama dengan Jasa Marga Group dan PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) untuk meningkatkan pelayanan transaksi di GT Karawang Timur dan Karawang Barat.

Untuk mendukung pengoperasian secara fungsional, PT JJS menyiagakan layanan transaksi berupa 4 lajur exit di GT Kutanegara, menyiagakan layanan lalu lintas seperti Mobile Customer Service (MCS)/Patroli, Derek, Ambulans, Patroli Jalan Raya (PJR), Kamtib, Water Tank hingga Patroli Roda Dua.

Fasilitas pendukung juga disiapkan seperti penerangan di Simpang Susun dan Gerbang Tol, perambuan, stick cone dan flag man untuk memandu pengguna jalan, petugas dan pos pantau. (EDW)

Baca Juga: H-7 Natal 2023, 156.000 Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

Share