JAKARTA, LINTAS — Arus Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Sumatera Utara dipastikan tetap terlayani meski sejumlah ruas sempat terdampak banjir dan longsor. Pemerintah menyiapkan jalur alternatif dan mempercepat pemulihan agar mobilitas warga tidak terputus.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menegaskan seluruh jaringan jalan nasional dan tol di Sumatera Utara berfungsi. Ruas Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi, yang sebelumnya diberlakukan contraflow, kembali beroperasi normal penuh per 16 Desember 2025. Ruas tol lain seperti Medan–Binjai dan Tebing Tinggi–Kisaran juga tetap optimal.
Untuk mengamankan periode libur, Kementerian PU menyiagakan 85 petugas di posko Nataru. Selain itu, 96 unit alat berat dan hampir 2.000 unit material darurat disiapkan guna merespons cepat potensi gangguan di lapangan.
Di sisi lain, penanganan pascabencana terus dikebut. Dari ratusan titik longsor, jalan putus, dan genangan, mayoritas telah tertangani hingga pertengahan Desember. Sejumlah perbaikan meliputi pembersihan longsoran, pemasangan jembatan bailey, serta penguatan tebing dan badan jalan.
Meski begitu, beberapa koridor seperti Tarutung–Sibolga dan Batangtoru–Singkuang masih dalam penanganan intensif. Namun, jalur alternatif telah disiapkan agar akses ke Kota Sibolga dan wilayah sekitarnya tetap terbuka.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Utara Hardy Pangihutan Siahaan memastikan tidak ada daerah yang terisolasi. “Transportasi tetap berjalan. Semua wilayah masih bisa diakses karena tersedia jalur alternatif,” ujarnya.
Pemerintah berharap langkah ini menjaga kelancaran perjalanan masyarakat selama Nataru, sekaligus memastikan distribusi logistik dan aktivitas ekonomi di Sumatera Utara tetap berlangsung. (HRZ)




Baca Juga: Siap Hadapi Lonjakan Lalu Lintas Nataru 2025/2026, Ini yang Dilakukan Jasa Marga




