Home Berita Investor Belum Tertarik, Proyek Tol Getaci Kembali Tertunda

Investor Belum Tertarik, Proyek Tol Getaci Kembali Tertunda

Share

JAKARTA, LINTAS – Proyek Jalan Tol Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap (Getaci) yang digadang menjadi jalan tol terpanjang di Indonesia masih tertahan di meja perencanaan. Penyebab utamanya bukan persoalan teknis, melainkan hitungan bisnis yang belum cukup menggoda investor.

Kementerian Pekerjaan Umum mengungkap, rendahnya proyeksi volume lalu lintas (traffic) membuat proyek ini belum berhasil menarik pendanaan badan usaha. Sejak 2020, proses lelang pun terus mengalami penundaan.

Menteri PU Dody Hanggodo menjelaskan, minat investor pada proyek jalan tol sangat bergantung pada kelayakan finansial. Tanpa jaminan arus kendaraan yang memadai, risiko investasi dinilai terlalu besar.

“Biasanya kalau satu proyek yang kita tawarkan nggak banyak minatnya, ya karena trafiknya kurang,” ujar Dody pekan lalu.

Hitungan Bisnis yang Belum Menarik

Dalam proyek jalan tol, proyeksi trafik menjadi indikator penting untuk memastikan pengembalian investasi. Semakin tinggi potensi kendaraan yang melintas, semakin cepat modal investor bisa kembali.

Pemerintah sebenarnya memiliki opsi memberikan dukungan konstruksi atau chip in untuk meningkatkan kelayakan proyek. Skema ini lazim digunakan agar proyek strategis tetap berjalan meski hitungan bisnis awal belum ideal.

Namun, ruang fiskal yang terbatas membuat langkah tersebut belum bisa dilakukan dalam waktu dekat.

“Kalau trafiknya kurang, supaya tetap menarik kan pemerintah chip in. Tapi dengan keterbatasan anggaran hari ini, chip in-nya akhirnya dipinggirkan,” jelas Dody.

Prioritas Infrastruktur Bergeser

Menurut Dody, kondisi ini mendorong pemerintah menimbang ulang prioritas pembangunan infrastruktur nasional. Fokus kini cenderung diarahkan pada proyek yang berdampak langsung pada mitigasi bencana serta efisiensi logistik.

Perubahan arah kebijakan ini bukan berarti Tol Getaci dibatalkan. Proyek tersebut tetap berada dalam daftar rencana strategis, hanya saja jalannya membutuhkan waktu lebih panjang.

Saat ini, Tol Getaci disebut memasuki tahap penyiapan baru melalui fasilitas Project Development Facilities (PDF). Tahap ini diharapkan dapat memperkuat kesiapan proyek sebelum kembali ditawarkan ke investor. (CHI)

Baca Juga: Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Capai 45 Persen, Menteri Dody Targetkan Rampung Juni 2026

Oleh:

Share