JAKARTA, LINTAS – Periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 diprediksi bakal memicu lonjakan perjalanan dan pengeluaran masyarakat. Melihat tren tersebut, PT Hutama Karya (Persero) bersiap menggelar program diskon tarif tol di sejumlah ruas yang dikelolanya. Strategi ini tidak hanya bertujuan mendukung kelancaran mobilitas, tetapi juga meringankan beban finansial para pemudik yang biasanya mengeluarkan biaya lebih tinggi selama musim libur.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menjelaskan bahwa perusahaan ingin hadir sebagai BUMN yang memberikan manfaat nyata. Menurutnya, momen seperti Nataru selalu membuat aktivitas perjalanan melonjak, sehingga beban pengeluaran masyarakat ikut meningkat.
“Di libur Nataru atau Idul Fitri, tingkat mudik dan mobilitas masyarakat naik signifikan. Kami menyadari tingginya biaya yang harus dikeluarkan masyarakat, dan diskon tarif tol diharapkan bisa membantu mengimbanginya,” ujar Mardiansyah dalam temu media di Jakarta Selatan, Jumat (28/11/2025).
Besaran Diskon, Menunggu Persetujuan BPJT
Meski memastikan ada diskon tarif, Hutama Karya belum membeberkan besaran potongannya. Mardiansyah menegaskan bahwa perusahaan masih menunggu keputusan dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum.
Ia menyebutkan bahwa tim internal sedang mengkaji skema diskon yang ideal. Rumusannya harus seimbang: cukup signifikan untuk membantu masyarakat, namun tidak mengganggu kondisi finansial perusahaan.
“Kami mengkaji besaran diskon yang akan kami usulkan agar tetap sehat secara finansial. Tapi poin utamanya, kami ingin membantu meringankan beban pengeluaran masyarakat,” jelasnya.
Dari rencana awal, Hutama Karya mengusulkan diskon pada enam ruas tol yang dikelolanya. Namun perusahaan belum mengungkapkan ruas mana saja yang akan masuk program potongan tarif selama Nataru.
Diskon 10–20 Persen di 26 Ruas Tol
Sinyal kuat mengenai kebijakan diskon tarif tol sebenarnya sudah datang dari pemerintah. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, sebelumnya mengumumkan bahwa pemerintah menyiapkan potongan tarif untuk masa Natal dan Tahun Baru 2025–2026.
Airlangga menyebut diskon bakal berlangsung selama tiga hari pada 22, 23, dan 31 Desember. Rentangnya berkisar 10 hingga 20 persen dan mencakup 26 ruas tol di seluruh Indonesia.
“Kementerian PU sudah menyiapkan diskon tarif tol selama tiga hari, yaitu 22, 23, dan 31 Desember. Range-nya 10–20 persen di 26 ruas jalan tol—2 di Jabodetabek, 9 di Trans Jawa, 3 non-Jawa, dan 12 ruas Trans Sumatera,” ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (26/11/2025).
Diskon tarif seperti ini selalu menarik perhatian publik karena langsung menyentuh kebutuhan perjalanan masyarakat. Momentum Nataru umumnya membuat biaya logistik, transportasi, hingga kebutuhan harian naik signifikan. Program potongan tarif bisa membantu mengurangi tekanan pengeluaran, terutama bagi mereka yang melakukan perjalanan jarak jauh melewati banyak gerbang tol. (GIT)
Baca Juga: Waspada Cuaca Ekstrem, Layanan Penyeberangan di Sumatera Disesuaikan
























