Home Berita Hutama Karya Perbaiki Jalan Tol Trans Sumatera, Pengguna Diminta Waspada

Hutama Karya Perbaiki Jalan Tol Trans Sumatera, Pengguna Diminta Waspada

Share

JAKARTA, LINTAS – PT Hutama Karya (Persero) melakukan pemeliharaan berkala di tiga ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), yakni Tol Binjai–Langsa, Pekanbaru–Dumai (Permai), dan Terbanggi Besar–Kayu Agung (Terpeka). Pekerjaan ini mencakup perbaikan dan rekonstruksi perkerasan jalan, serta pembangunan akses baru untuk mendukung keselamatan pengguna jalan dan konektivitas wilayah.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan pemeliharaan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan penanganan di setiap titik dan kondisi lalu lintas. Langkah tersebut ditujukan agar pekerjaan berjalan aman tanpa mengganggu kelancaran perjalanan secara berlebihan.

“Pemeliharaan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Hutama Karya untuk memastikan setiap ruas jalan tol yang kami kelola senantiasa berada dalam kondisi optimal. Pekerjaan dilakukan secara bertahap dan terukur dengan mengutamakan keselamatan pengguna jalan serta meminimalkan potensi gangguan terhadap arus lalu lintas,” kata Hamdani dikutip Kamis (29/10/2026).

Pekerjaan pemeliharaan di ketiga ruas tersebut dilaksanakan oleh PT Hakaaston (HKA), anak usaha Hutama Karya yang bergerak di bidang pengelolaan dan pemeliharaan aset infrastruktur transportasi. HKA menangani pekerjaan lapangan mulai dari evaluasi kondisi perkerasan, penentuan metode penanganan, hingga pengendalian mutu di setiap titik pekerjaan.

Pemeliharaan Tol Binjai–Langsa

Di Jalan Tol Binjai–Langsa, pekerjaan meliputi penanganan oprit Jembatan Batang Serangan pada KM 55+100 hingga KM 55+300, dengan target penyelesaian akhir November 2026. Selain itu, rekonstruksi perkerasan kaku atau rigid pavement dilakukan di KM 62+900 Jalur A, Lajur 1 dan 2. Pekerjaan ini ditargetkan selesai pada akhir Oktober 2026.

Sementara itu, pemeliharaan di Jalan Tol Pekanbaru–Dumai difokuskan pada perbaikan perkerasan lentur atau flexible pavement di empat titik Jalur A, Lajur 2. Lokasinya meliputi KM 91+240 hingga KM 91+625, KM 91+800 hingga KM 92+000, KM 94+793 hingga KM 94+826, serta KM 101+720 hingga KM 101+740.

Pekerjaan di seluruh titik Tol Permai tersebut dijadwalkan berlangsung pada 16–28 Oktober 2026.

Rekonstruksi Perkerasan

Di Jalan Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung, Hutama Karya melakukan rekonstruksi perkerasan kaku di empat titik Jalur A, Lajur 1. Lokasinya berada di KM 172+315 hingga KM 172+325, KM 165+615 hingga KM 165+620, KM 174+260 hingga KM 174+270, serta KM 165+450 hingga KM 165+460.

Seluruh pekerjaan rekonstruksi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 16–28 Oktober 2026. Selain pemeliharaan jalan, pembangunan barrier gate di KM 281 dan Exit Tol Mataram Jaya di KM 274 juga tengah berlangsung. Pembangunan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan konektivitas Jalan Tol Trans Sumatera.

Akses baru tersebut diharapkan mempermudah mobilitas masyarakat dari dan menuju Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatra Selatan. Keberadaan akses itu juga diharapkan mendukung distribusi barang dan aktivitas perekonomian di wilayah sekitar.

Baca Juga: Kemenhub Siapkan Mudik Gratis Nataru 2026/2027, Kuota 2.882 Penumpang

Diminta Waspada

Selama pembangunan berlangsung, Hutama Karya memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa penyempitan jalur kendaraan di KM 282 hingga KM 280 arah Palembang menuju Lampung.

Pengguna jalan diimbau meningkatkan kewaspadaan, mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta mematuhi rambu dan arahan petugas ketika melintasi area pekerjaan.

Hamdani menjelaskan, pelaksanaan pemeliharaan dan pembangunan dilakukan dengan memperhatikan kondisi lapangan serta mengutamakan keselamatan pengguna jalan. Untuk mendukung pengamanan, Hutama Karya memasang rambu peringatan dan perlengkapan keselamatan kerja, serta menyiagakan petugas sesuai kebutuhan.

Pengamanan dan pengaturan lalu lintas di area pekerjaan dilakukan bersama tim HKA yang bersiaga selama pekerjaan berlangsung.

“Kami terus berupaya menjaga kualitas layanan melalui pemeliharaan yang dilakukan secara berkala dan berkesinambungan. Di sisi lain, pembangunan akses baru seperti Exit Tol Mataram Jaya juga menjadi bagian dari upaya kami untuk memperluas manfaat konektivitas JTTS bagi masyarakat dan mendukung aktivitas perekonomian daerah,” kata Hamdani.

Informasi Lalu Lintas

Pengguna jalan dapat memantau informasi terbaru mengenai kondisi lalu lintas, lokasi pekerjaan, dan layanan jalan tol melalui akun media sosial resmi @HutamaKaryaTollRoad.

Informasi perjalanan juga tersedia melalui aplikasi Mozy, yang menyediakan fitur pemantauan CCTV secara langsung, informasi tarif tol, serta lokasi tempat istirahat dan pelayanan.

Untuk memperoleh informasi lebih lanjut atau meminta bantuan selama perjalanan, pengguna jalan dapat menghubungi layanan call center terintegrasi Hutama Karya di nomor 150-700 atau melalui WhatsApp 08112-77000.

Hamdani menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama pekerjaan berlangsung. Ia mengimbau pengguna jalan tetap tertib dan berhati-hati ketika melintasi lokasi pemeliharaan maupun pembangunan. (CHI)

Baca Juga: Cegah Banjir, Bendali Hulu Sungai Ampal Balikpapan Ditargetkan Rampung Desember 2026

Oleh:

Share