Home Berita H+2 Lebaran 2023, Volume Lalu Lintas Jalan Tol di Jabotabek dan Jawa Barat Meningkat

H+2 Lebaran 2023, Volume Lalu Lintas Jalan Tol di Jabotabek dan Jawa Barat Meningkat

Share

Jakarta, Lintas – Volume lalu lintas jalan tol di Jabotabek dan Jawa Barat meningkat pada Minggu (23/4/2023) atau H+2 Lebaran 2023. Peningkatan ini karena sebagian masyarakat bersilatu rahmi dan berwisata pada masa libur Lebaran 2023.

Merujuk siaran pers Jasamarga Metropolitan Tollroad, Senin (24/4/2023), berikut adalah rincian volume lalu lintas di beberapa Gerbang Tol (GT). Lalu Lintas Jabotabek tercatat, sebanyak 47.816 kendaraan melintasi GT Ciawi 1 arah Puncak. Angka ini meningkat 71,78 persen dibandingkan lalu lintas harian normal sebanyak 27.836 kendaraan.

Peningkatan volume lalu lintas juga terpantau pada GT Cikupa arah Pelabuhan Merak. Sebanyak 46.492 kendaraan melintasi GT Cikupa arah Pelabuhan Merak. Angka ini lebih tinggi 50,21 persen daripada lalu lintas harian normal sebanyak 30.951 kendaraan.

Lalu Lintas Jawa Barat

Sebanyak 52.837 kendaraan melintasi Gerbang Tol Kalihurip Utama arah Bandung. Angka ini meningkat 84,04 persen dibandingkan lalu lintas harian normal sebanyak 28.709 kendaraan.

Lalu lintas menuju Kota Bandung juga meningkat 22,39 persen dibandingkan lalu lintas harian normal. Tercatat, 38.449 kendaraan melintasi GT Pasteur arah Bandung berbanding 31.414 kendaraan di periode harian normal.

Untuk arah Rancaekek, Sumedang, Garut dan sekitarnya terpantau peningkatan volume lalu lintas transaksi pada GT Cileunyi. Sebanyak 41.250 kendaraan melintas. Angka tersebut meningkat 69,98 persen dibandingkan lalu lintas harian normal sebanyak 24.267 kendaraan.

Prediksi Arus Balik

Sementara itu, Jasa Marga memprediksi arus balik gelombang pertama Lebaran 2023 mulai terjadi Senin (24/4/2023) sampai Selasa (25/4/2023). Hal ini berdasarkan sebagian perkantoran akan kembali beraktivitas pada Rabu (26/4/2023).

PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengimbau kepada masyarakat agar mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan dengan memastikan fisik dan kendaraan dalam kondisi prima, memperhatikan kecukupan BBM, dan saldo e-Toll untuk kenyamanan perjalanan.

Jasa Marga juga mengimbau kepada pengguna jalan hanya menggunakan satu e-Toll yang sama ketika tapping di gerbang tol masuk dan gerbang tol keluar. Pasalnya, jalan tol dengan sistem transaksi tertutup hanya bisa diakses dengan satu kartu e-Toll, seperti Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi serta Jalan Tol JORR II.

“Khusus untuk perjalanan di Jalan Tol Trans-Jawa dengan sistem transaksi tertutup (tarif sesuai jarak), hanya bisa menggunakan e-Toll yang sama saat tap in dan tap out sehingga saat saldo kurang tidak bisa meminjam e-Toll pengguna jalan lainnya. Untuk itu sekali lagi, pastikan kecukupan saldo e-Toll untuk menghindari antrean di gerbang tol,” pesan Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana. (BAS)

Share