JAKARTA, LINTAS – PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) kembali menghadirkan ajang lari tahunan Jakarta Sky Fun Run 2026 dengan konsep yang lebih meriah, aman, dan berkelanjutan.
Mengusung tema Y2K serta slogan “Running Into Tomorrow”, acara ini menawarkan pengalaman unik berlari di jalur layang Koridor 13 yang selama ini hanya dapat diakses oleh armada dan pelanggan Transjakarta.
Direktur Bisnis dan Pemanfaatan Aset PT Transportasi Jakarta, Fadly Hasan, mengatakan bahwa Jakarta Sky Fun Run memiliki daya tarik tersendiri karena memanfaatkan jalur layang Koridor 13 yang dikenal sebagai “jalur langit”.
“Ini satu-satunya event lari di Indonesia yang menggunakan jalur layang seperti Koridor 13. Biasanya masyarakat tidak bisa masuk ke area tersebut kecuali menggunakan layanan Transjakarta. Melalui acara ini, peserta bisa menikmati jalur tersebut dengan suasana yang menyenangkan,” kata Fadly saat jumpa pers JSFR di Halte Bundaran HI, Jumat (5/6/2026).
Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap Jakarta Sky Fun Run terus meningkat setiap tahun. Tidak hanya warga Jakarta, peserta dari berbagai daerah juga mulai menjadikan acara ini sebagai agenda yang ditunggu-tunggu.
“Banyak yang bertanya kapan acara ini kembali digelar. Bahkan peminatnya bukan hanya dari Jakarta, tetapi juga dari luar kota. Ini menunjukkan bahwa Jakarta Sky Fun Run sudah menjadi event yang memiliki daya tarik tersendiri,” tutur Fadly.
Usung Tema Y2K, Rayakan Perjalanan Transjakarta
Fadly menjelaskan, tema Y2K dipilih karena memiliki keterkaitan erat dengan sejarah perjalanan Transjakarta. Perusahaan transportasi publik tersebut mulai dikaji pada awal tahun 2000-an dan resmi beroperasi pada 2004.
“Transjakarta lahir di era Y2K. Dari tahun 2004 hingga sekarang, kami terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat Jakarta dengan dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan sejumlah pencapaian Transjakarta yang membanggakan. Saat ini, Transjakarta disebut sebagai salah satu sistem Bus Rapid Transit (BRT) dengan jaringan lintasan terpanjang di dunia.
“Kita sekarang menjadi salah satu BRT dengan track terpanjang di dunia dan masuk peringkat 17 dunia untuk transportasi publik. Ini menjadi kebanggaan bagi Jakarta,” ungkap Fadly.
Tema “Running Into Tomorrow”, lanjutnya, mencerminkan komitmen Transjakarta untuk terus bertumbuh dan berinovasi sekaligus memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan.
Gandeng Carbon Ethics, Tiket Pelari Berkontribusi untuk Mangrove
Pada penyelenggaraan tahun ini, Transjakarta kembali menggandeng Carbon Ethics sebagai mitra keberlanjutan.
Senior Business Manager Carbon Ethics Farhan Prastiyan menjelaskan bahwa perusahaan tersebut bergerak di bidang restorasi ekosistem berbasis teknologi, dengan fokus utama pada penanaman dan pemantauan mangrove.
“Kami tidak hanya melakukan penanaman mangrove, tetapi juga melakukan monitoring menggunakan teknologi. Dengan begitu, perkembangan pohon yang ditanam dapat dipantau secara berkelanjutan,” ujarnya.
Melalui kolaborasi ini, setiap pembelian tiket Jakarta Sky Fun Run 2026 akan memberikan kontribusi langsung terhadap program penanaman pohon mangrove.
“Kegiatan lari ini bukan hanya tentang kesehatan dan gaya hidup aktif, tetapi juga mengajak peserta berkontribusi terhadap lingkungan. Sebagian dari pembelian tiket akan digunakan untuk penanaman pohon,” kata Farhan
Kolaborasi antara Transjakarta dan Carbon Ethics sendiri telah berlangsung sejak 2023. Selama tiga tahun terakhir, kedua pihak berhasil menanam lebih dari 50 ribu pohon mangrove di kawasan Pulau Harapan.
“Lebih dari 50 ribu mangrove telah ditanam sejak 2023 melalui berbagai program kolaborasi, termasuk donasi pelanggan Transjakarta dan kerja sama dengan berbagai mitra,” jelasnya.
Fadly menambahkan, salah satu keunggulan program ini adalah transparansi yang memungkinkan para donatur memantau perkembangan pohon yang mereka bantu tanam melalui aplikasi digital.
“Setiap kontribusi yang diberikan masyarakat bisa dipantau. Mereka dapat melihat perkembangan mangrove yang ditanam. Ini menjadi bentuk akuntabilitas dan pemanfaatan teknologi dalam program lingkungan,” ujarnya.
Pengalaman Lebih Seru dan Aman
Sementara itu, Race Director JSFR Agung Darmawan mengatakan bahwa Jakarta Sky Fun Run tahun ini akan menghadirkan pengalaman yang lebih menarik dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurutnya, konsep acara tidak hanya ditujukan bagi pelari profesional, tetapi juga keluarga dan anak-anak.
“Kami ingin menghadirkan konsep bahwa running must be fun. Jadi bukan hanya untuk pelari, tetapi seluruh keluarga juga bisa menikmati pengalaman ini,” katanya.
Pada penyelenggaraan sebelumnya, peserta disuguhi berbagai elemen hiburan seperti rintangan balon, permainan tradisional, hingga dekorasi yang menghadirkan sensasi berada di atas awan.
“Tahun ini pengalaman tersebut akan kami tingkatkan lagi. Akan ada berbagai kejutan baru yang membuat pengalaman berlari semakin berkesan,” ujar Agung.
Selain meningkatkan pengalaman peserta, panitia juga memperketat aspek keselamatan.
“Bukan hanya running must be fun, tetapi juga running must be safe. Keselamatan peserta menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan tahun ini,” tegasnya.
Sensasi Lari di Atas Jalur Langit Jakarta
Keunikan utama Jakarta Sky Fun Run tetap terletak pada penggunaan jalur layang Koridor 13 Transjakarta yang tidak dapat diakses masyarakat umum dalam aktivitas sehari-hari.
Berbeda dengan sebagian besar ajang fun run yang digelar di jalan protokol Jakarta, peserta Jakarta Sky Fun Run akan merasakan pengalaman berlari di jalur yang setiap hari dilalui jutaan pengguna transportasi publik.
“Ini satu-satunya event yang menggunakan jalur langit Transjakarta. Ada sensasi dan koneksi yang berbeda ketika berlari di jalur yang biasanya hanya digunakan armada Transjakarta,” kata Agung.
Fadly menambahkan untuk pembelian tiket sudah bisa dilakukan sejak 5 Juni 2026 melalui aplikasi Transjakarta. (CHI)
























