Home Berita Diskon Tiket Kapal Ferry Masih Banyak, Manfaatkan untuk Arus Balik Lebaran 2026

Diskon Tiket Kapal Ferry Masih Banyak, Manfaatkan untuk Arus Balik Lebaran 2026

Share

JAKARTA, LINTAS – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengajak masyarakat memanfaatkan program diskon tarif penyeberangan yang masih tersedia luas, khususnya untuk perjalanan arus balik Lebaran 2026. Hingga kini, lebih dari 1,06 juta pengguna jasa telah menikmati program stimulus tersebut di berbagai lintasan nasional.

Program ini memberikan potongan hingga 100 persen pada tarif jasa pelabuhan, atau setara sekitar 21,9 persen dari total biaya penyeberangan. Kebijakan ini menjadi bagian dari dukungan ASDP terhadap upaya pemerintah menghadirkan transportasi yang lebih terjangkau dan inklusif bagi masyarakat.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyampaikan bahwa kuota program masih cukup besar dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan arus balik sejak dini dan segera melakukan pemesanan tiket melalui Ferizy. Kuota program ini masih tersedia luas, sehingga masyarakat memiliki kesempatan untuk mendapatkan perjalanan yang lebih hemat,” kata Heru dikutip Jumat (20/3/2026).

Diskon di 7 Lintasan Utama

Hingga 18 Maret 2026 pukul 23.59 WIB, realisasi penyerapan stimulus mencapai Rp 10,5 miliar atau sekitar 29,58 persen dari target. Sementara itu, jumlah pengguna jasa yang telah memanfaatkan program ini mencapai 44,43 persen. Perbedaan persentase tersebut dipengaruhi oleh variasi jenis kendaraan dan lintasan yang digunakan.

Heru menambahkan, program diskon ini berlaku di tujuh lintasan utama dengan total 14 pelabuhan, yakni Merak–Bakauheni, Ketapang–Gilimanuk, Lembar–Padangbai, Kupang–Rote, Kupang–Kalabahi, Kupang–Hansisi, serta Galala–Namlea. Cakupan yang luas ini membuat penyerapan program terus bergerak dinamis mengikuti pola mobilitas masyarakat di berbagai wilayah.

Di sisi lain, distribusi arus mudik tahun ini terpantau lebih merata. Berdasarkan data Posko Merak yang mencakup Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara pada H-1 Lebaran (20 Maret 2026), tercatat sebanyak 20.540 penumpang menyeberang, turun 33,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 30.885 orang. Jumlah kendaraan juga mengalami penurunan menjadi 6.203 unit atau turun 31,6 persen dari 9.066 unit tahun lalu.

Penurunan ini menunjukkan sebagian masyarakat telah melakukan perjalanan lebih awal, sehingga arus mudik tidak menumpuk pada satu waktu tertentu. Untuk menjaga kelancaran layanan, ASDP mengoperasikan 28 hingga 33 kapal per hari secara fleksibel sesuai tingkat kepadatan.

Kebijakan Delaying System

Selain itu, kebijakan delaying system diterapkan di sejumlah buffer zone guna mengatur arus kendaraan. Operasional ini didukung oleh 1.185 personel di Merak dan 741 personel di Bakauheni.

Dari sisi layanan digital, menurut Heru, ASDP terus mengoptimalkan platform Ferizy yang memungkinkan masyarakat membeli tiket hingga 60 hari sebelum keberangkatan. Tiket juga dapat diterima dengan mudah melalui WhatsApp maupun email dengan berbagai pilihan metode pembayaran digital.

Secara kumulatif, pergerakan penumpang dari Jawa ke Sumatera pada periode H-10 hingga H-1 mencapai 817.456 orang atau meningkat 2,4 persen dibandingkan tahun lalu. Total kendaraan tercatat 218.218 unit, naik 7,7 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, arus dari Sumatera ke Jawa tercatat sebanyak 386.942 penumpang atau naik 3,9 persen, dengan total kendaraan mencapai 79.404 unit atau meningkat 9 persen dibandingkan tahun lalu.

“Kami kembali mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan memastikan telah memiliki tiket sebelum tiba di Pelabuhan,” tutur Heru. (CHI)

Baca Juga: Transjakarta Siaga Lebaran 2026, Tarif Rp 1 dan Layanan 24 Jam

Oleh:

Share