JAKARTA, LINTAS — PT Brantas Abipraya (Persero) turut mengambil peran dengan memperkenalkan Urban Heights Residences sekaligus memperluas akses kepemilikan rumah bagi karyawan melalui Program HOPE (Home Ownership Program for Employees). Hal itu dilakukan dalam upaya memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak.
Langkah tersebut ditunjukkan Brantas Abipraya dalam Danantara Housing Expo 2026 yang berlangsung pada 27–30 Agustus 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta. Dalam ajang tersebut, perusahaan juga meresmikan kepesertaan tahap awal Program HOPE yang diikuti 70 karyawan.
Keikutsertaan Brantas Abipraya menjadi bagian dari upaya memperkuat peran BUMN dalam ekosistem perumahan nasional. Perusahaan tidak hanya memanfaatkan pengalaman lebih dari empat dekade di bidang konstruksi, tetapi juga mulai memperluas kontribusinya melalui pengembangan sektor properti dan hunian.
Danantara Housing Expo 2026 sendiri mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, BUMN, pengembang, perbankan, lembaga pembiayaan hingga masyarakat. Pameran tersebut juga menjadi salah satu momentum untuk memperkuat akses masyarakat terhadap berbagai pilihan hunian dan skema pembiayaan.
Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, mengatakan Danantara Housing Expo dirancang untuk membantu masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah dan menengah, memperoleh rumah dengan akses pembiayaan yang lebih mudah.
Hadirkan Urban Heights Residences
Bagi Brantas Abipraya, sektor hunian menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas kontribusi pembangunan dari sekadar membangun infrastruktur menuju penyediaan ruang hidup yang berkualitas.
Melalui Urban Heights Residences, Brantas Abipraya menawarkan konsep hunian yang ditujukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat urban. Hunian tersebut dikembangkan dengan perhatian pada aspek kualitas, kenyamanan, aksesibilitas, serta prinsip pembangunan berkelanjutan.
Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya, Dian Sovana, mengatakan kebutuhan terhadap hunian memiliki hubungan erat dengan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, perusahaan memandang sektor perumahan bukan semata sebagai peluang bisnis, tetapi juga sebagai ruang untuk memberikan manfaat sosial dan ekonomi.
“Hunian merupakan salah satu kebutuhan dasar yang sangat erat kaitannya dengan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, Brantas Abipraya melihat sektor perumahan bukan hanya sebagai peluang bisnis, tetapi juga sebagai ruang untuk memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional,” ujar Dian dari keterangan tertulisnya, Jumat (28/8/2026).
Menurut dia, kehadiran Urban Heights Residences diharapkan dapat memberikan alternatif hunian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat perkotaan sekaligus memiliki nilai tambah dalam jangka panjang.
Brantas Abipraya menilai pembangunan perumahan membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Pemerintah, BUMN, pengembang, lembaga pembiayaan, dan masyarakat perlu terhubung dalam satu ekosistem agar penyediaan hunian dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.
“Danantara Housing Expo menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi tersebut. Brantas Abipraya siap mengambil bagian melalui pengalaman dan kompetensi yang kami miliki, baik dalam konstruksi maupun pengembangan properti,” kata Dian.
Program HOPE untuk Karyawan
Komitmen Brantas Abipraya terhadap kepemilikan hunian tidak hanya ditujukan kepada masyarakat. Perusahaan juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan tempat tinggal bagi para karyawannya melalui Program HOPE (Home Ownership Program for Employees).
Dalam gelaran Danantara Housing Expo 2026, sebanyak 70 karyawan Brantas Abipraya menjadi peserta tahap awal program tersebut.
Program HOPE dirancang sebagai salah satu inisiatif strategis perusahaan untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan melalui dukungan dan kemudahan akses kepemilikan rumah. Program ini sekaligus menjadi bentuk perhatian perusahaan terhadap kebutuhan jangka panjang karyawan dan keluarganya.

Dian mengatakan rumah memiliki arti penting bagi kesejahteraan keluarga. Karena itu, perusahaan ingin memastikan insan Abipraya juga memiliki kesempatan untuk memperoleh hunian yang layak.
“Brantas Abipraya percaya bahwa rumah bukan sekadar tempat tinggal, tetapi merupakan fondasi bagi kehidupan keluarga dan kesejahteraan karyawan. Melalui Program HOPE, kami ingin memberikan dukungan nyata agar semakin banyak insan Brantas Abipraya memiliki kesempatan untuk mewujudkan kepemilikan rumah,” ujarnya.
Kepesertaan 70 karyawan tersebut menjadi tahap awal pengembangan Program HOPE. Ke depan, Brantas Abipraya berencana memperluas cakupan program agar manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak karyawan di berbagai unit kerja.
Program tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana agenda penyediaan hunian dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan sumber daya manusia di lingkungan perusahaan.
Dukung Ekosistem Perumahan Nasional
Danantara Housing Expo 2026 menawarkan berbagai pilihan hunian dan skema pembiayaan kepada masyarakat. Pameran yang berlangsung di NICE, PIK, tersebut menghadirkan lebih dari 100.000 unit hunian dari lebih dari 100 pengembang di berbagai wilayah Indonesia.
Pilihan yang tersedia mencakup rumah tapak hingga apartemen untuk segmen masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) maupun non-MBR. Dari sisi pembiayaan, masyarakat dapat menemukan skema KPR dengan bunga mulai 2,75 persen, uang muka mulai 1 persen, serta tenor hingga 30 tahun, sesuai ketentuan produk dan lembaga pembiayaan yang berlaku.
Pembukaan Danantara Housing Expo 2026 turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Gubernur Banten Andra Soni, serta jajaran Danantara Indonesia, pelaku industri properti, perbankan, dan mitra strategis.
Menurut Dian, bagi Brantas Abipraya, keterlibatan dalam ajang tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap agenda nasional penyediaan hunian layak dan terjangkau, termasuk Program Tiga Juta Rumah.
Dari Infrastruktur Menuju Ruang Hidup
DIa menambahkan, pengalaman Brantas Abipraya sebagai BUMN konstruksi menjadi modal bagi perusahaan untuk memperluas portofolio bisnis ke sektor properti dan hunian.
Melalui Urban Heights Residences, perusahaan berupaya menerjemahkan kompetensi konstruksi menjadi produk hunian yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Sementara melalui Program HOPE, perusahaan membawa manfaat tersebut ke lingkungan internal dengan membuka akses kepemilikan rumah bagi karyawan.
Dian menegaskan, Brantas Abipraya ingin memperluas makna pembangunan yang selama ini menjadi bagian dari identitas perusahaan.
“Dengan semangat membangun lebih dari sekadar infrastruktur, Brantas Abipraya akan terus memperkuat perannya sebagai BUMN yang tidak hanya membangun konektivitas dan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan ruang hidup yang mendukung kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi nasional,” tuturnya. (CHI)
Baca Juga: Danantara Housing Expo 2026 Hadirkan 120 Ribu Hunian, Harga Mulai Rp 120 Juta












