JAKARTA, LINTAS – Rencana aksi penyampaian pendapat di kawasan Gedung MPR/DPR berdampak pada operasional sejumlah layanan Transjakarta. Untuk menyesuaikan kondisi lalu lintas dan penutupan jalur oleh pihak berwenang, Transjakarta melakukan sejumlah penyesuaian layanan.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani mengatakan, penyesuaian dilakukan sebagai langkah operasional menyusul adanya rencana aksi di sekitar kawasan Gedung MPR/DPR.
“Sehubungan dengan adanya rencana aksi menyampaikan pendapat di kawasan Gedung MPR/DPR serta penutupan jalur oleh pihak berwenang, Transjakarta melakukan penyesuaian layanan operasional,” ujar Ayu dalam keterangannya.
Sejumlah Rute Dialihkan
Transjakarta melakukan pengalihan terhadap sejumlah rute yang terdampak kondisi lalu lintas di kawasan tersebut. Dalam pengalihan ini, terdapat dua halte yang tidak dilayani, yakni Halte Gerbang Pemuda dan Halte Petamburan.
Rute yang mengalami pengalihan meliputi:
- 3F: Kalideres–Gelora Bung Karno
- 9: Pinang Ranti–Pluit
- 9A: PGC 1–Latumenten
- 10H: Bundaran Senayan–Tanjung Priok
- 1W: Blok M–Ancol
- S31: Alam Sutera–Blok M
- T31: PIK 2–Blok M
- SH2: Blok M–Bandara Soekarno-Hatta
Pengalihan tersebut dilakukan untuk menyesuaikan perjalanan bus dengan kondisi aktual di lapangan serta memastikan layanan tetap dapat berjalan di tengah pembatasan akses pada sejumlah ruas jalan.
Rute 8N Diperpendek
Selain pengalihan, Transjakarta juga melakukan perpendekan lintasan pada rute 8N (Kebayoran–Petamburan via Asia Afrika).
Dalam penyesuaian tersebut, layanan 8N untuk sementara tidak melayani Bus Stop MPR 1, Bus Stop MPR 2, dan Petamburan.
Dua Rute Dihentikan Sementara
Sementara itu, dua layanan Transjakarta dihentikan sementara akibat kondisi lalu lintas di sekitar kawasan terdampak.
Kedua rute tersebut yakni:
- 1B: Stasiun Palmerah–Tosari
- 1F: Stasiun Palmerah–Bundaran Senayan
Transjakarta mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan menggunakan layanan tersebut agar memperhatikan kondisi perjalanan sebelum berangkat.
Pelanggan juga diminta menyesuaikan rute perjalanan melalui aplikasi TJ: Transjakarta serta memantau informasi terbaru melalui kanal media sosial resmi Transjakarta.
Informasi tersebut penting karena kondisi pengalihan layanan dapat berubah mengikuti situasi lalu lintas dan kebijakan penutupan atau pembukaan kembali jalur oleh pihak berwenang.
Transjakarta menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang timbul akibat penyesuaian layanan tersebut.
“Pelanggan diimbau untuk menyesuaikan rute perjalanan melalui aplikasi TJ: Transjakarta. Pantau terus kanal media sosial resmi Transjakarta untuk mendapatkan pembaruan informasi secara berkala dan real time,” kata Ayu.
Penyesuaian layanan ini akan mengikuti perkembangan kondisi di lapangan. Pelanggan diharapkan tetap memperhatikan informasi resmi Transjakarta sebelum melakukan perjalanan, terutama bagi pengguna yang melintasi kawasan MPR/DPR dan sekitarnya.(CHI)












