JAKARTA, LINTAS – Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) kembali menghadirkan program spesial bertajuk “Melangkah dalam Kebaikan”.
Melalui kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, Transjakarta mengusung tiga pilar utama kegiatan yang mengedepankan nilai sosial, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi. Halte-halte Transjakarta pun disulap menjadi ruang publik yang inklusif, edukatif, sekaligus produktif bagi warga Jakarta selama Ramadan.
Salah satu program unggulan adalah Bukadijalan, yakni pembagian lebih dari 520.000 paket takjil gratis kepada pelanggan yang masih berada dalam perjalanan saat waktu berbuka puasa.
Takjil akan dibagikan di seluruh halte Bus Rapid Transit (BRT) pada 14 koridor utama, 10 rute Royaltrans, 11 rute Transjabodetabek, serta 6 titik bus stop sepanjang bulan Ramadan.
Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza, mengatakan program ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap pelanggan yang memiliki mobilitas tinggi menjelang waktu berbuka.
“Program Bukadijalan adalah wujud kepedulian kami kepada pelanggan setia yang masih berada di perjalanan saat azan Magrib berkumandang. Kami ingin memastikan mereka dapat membatalkan puasa dengan nyaman dan tepat waktu,” ujar Welfizon.
Gandeng Enam Perusahaan
Pada Ramadan tahun ini, Transjakarta menggandeng enam perusahaan ternama yang menyediakan sembilan jenis produk untuk dibagikan, antara lain:
Biskies Oat Gandum Kurma: 250.000 pcs, AQUA: 130.000 pcs, AirAlam: 35.000 pcs, Nulife Wafer dan Nulife Sweetener: 25.000 pcs, Pisang Sunpride & Sunpride Jus: 36.666 pcs, Mizone: 15.000 pcs, Entrasol O’Live Milk: 15.000 pcs dan Lemonilo Brownies Crunchy: 15.000 pcs.
Program ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan ekstra bagi pelanggan yang harus berbuka puasa di tengah perjalanan.
Program Ngebuburide
Tak hanya berbagi takjil, Transjakarta juga menghadirkan program Ngebuburide, hasil kolaborasi dengan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta.
Kegiatan yang dilaksanakan lima kali dalam sepekan ini mengajak anak-anak Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) serta para lansia penghuni panti Werda dari lima wilayah kota administrasi Jakarta untuk menikmati pengalaman bus tour menggunakan Transjakarta.
Selain berkeliling kota, peserta juga mengikuti workshop kreatif di halte dan ditutup dengan buka puasa bersama. Program ini bertujuan menanamkan edukasi tentang penggunaan transportasi publik sejak dini, sekaligus memberikan pengalaman menyenangkan dan inklusif bagi kelompok rentan.
Sebagai bagian dari transformasi halte menjadi ruang publik modern, Transjakarta juga mengoptimalkan Halte M.H. Thamrin sebagai Ramadan Corner.
Area halte ikonik tersebut disulap menjadi ruang publik estetik yang mendukung pemberdayaan UMKM lokal. Pelanggan dapat berbelanja produk pilihan, menikmati suasana Ramadan, atau sekadar bersantai sembari menunggu waktu berbuka.
Menurut Welfizon, program ini menjadi bagian dari upaya Transjakarta untuk menghadirkan layanan yang lebih humanis dan terintegrasi dengan kehidupan sosial masyarakat.
“Kami ingin menjadikan Transjakarta lebih dari sekadar moda transportasi. Melalui ‘Melangkah dalam Kebaikan’, Transjakarta hadir sebagai lifestyle hub yang humanis, di mana aspek sosial, edukasi, dan ekonomi berjalan beriringan dalam satu ekosistem transportasi publik,” tambahnya. (CHI)
Baca Juga: Diskon Hingga 100 Persen Jelang Lebaran 2026, ASDP Siap Layani 5,8 Juta Pemudik






























