Home Berita ASDP Imbau Pemesanan Tiket Lebih Awal Jelang Libur Natal dan Tahun Baru

ASDP Imbau Pemesanan Tiket Lebih Awal Jelang Libur Natal dan Tahun Baru

Share

JAKARTA, LINTAS – Menjelang libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mendorong pemesanan lebih awal untuk menghindari lonjakan penumpang dan antrean panjang di pelabuhan yang kerap terjadi selama musim liburan.

Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, mengatakan bahwa Ferizy memberikan kemudahan dan keamanan bagi pengguna untuk memastikan perjalanan ferry lebih nyaman dan praktis.

“Dengan Ferizy, masyarakat dapat memesan tiket dari mana saja, sehingga tidak perlu berdesakan atau menunggu lama di pelabuhan. Hal ini sangat penting, terutama di rute-rute ramai seperti Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, serta Ajibata dan Ambarita yang diprediksi akan padat saat libur Nataru,” ujar Shelvy dalam keterangan di web ASDP, Rabu (15/10/2024).

60 Hari Sebelum Keberangkatan

Salah satu keunggulan Ferizy adalah kemampuannya untuk memfasilitasi pemesanan tiket hingga 60 hari sebelum jadwal keberangkatan. Ini memungkinkan pengguna merencanakan perjalanan jauh-jauh hari, khususnya pada musim liburan yang biasanya penuh sesak.

“Pemesanan melalui Ferizy bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga keamanan, karena prosesnya transparan dan bebas dari potensi penipuan,” tutur Shelvy.

Selain itu, Shelvy mengingatkan pengguna jasa agar mewaspadai kebijakan pembatasan radius yang sudah diterapkan sejak Desember 2023. Pembelian tiket ferry secara online tidak dapat dilakukan di dalam radius tertentu dari pelabuhan, seperti di Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk.

“Kami sangat menyarankan penumpang untuk membeli tiket sejak jauh hari agar tidak terkendala dengan aturan radius ini,” katanya.

ASDP juga terus mengedukasi masyarakat agar menghindari pembelian tiket melalui calo, yang sering menawarkan harga tidak wajar dan risiko tiket tidak valid.

“Ferizy memastikan pengguna jasa membeli tiket secara resmi dan langsung, tanpa campur tangan calo, sehingga perjalanan lebih nyaman dan aman,” ujar Shelvy.

Sebagai bagian dari kampanye “Say No to Calo,” ASDP mengajak masyarakat untuk selalu menggunakan platform resmi dalam membeli tiket ferry.

Kampanye ini bertujuan melindungi penumpang dari risiko penipuan dan tiket tidak sah, yang sering kali menyebabkan ketidaknyamanan di pelabuhan.

Oleh:

Share