JAKARTA, LINTAS – Departemen Energi dan Industrial PT Adhi Karya (Persero) Tbk mulai mengoperasikan hybrid wind tree (pohon listrik hibrida) di sisi barat Gerbang Tol Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
Energi listrik yang dihasilkan dari pohon hibrida setinggi sekitar 7 meter tersebut digunakan untuk operasional kantor PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi.
Di dalam dokumen Keterbukaan Informasi PT Adhi Karya (Persero) Tbk yang dirilis pada 11 Juli 2025, dikutip pada Senin (14/7/2025), dijelaskan, pohon hibrida menghasilkan listrik dari konversi energi angin dan surya. Di bagian atas pohon terpasang 30 aeroleaf, 30 panel surya kecil, dan 5 panel surya besar yang dapat menyuplai listrik kantor sebesar 1.400 watt.
Komponen aeroleaf memiliki sumbu vertikal yang dapat berfungsi menangkap angin berkecepatan minimal 2,5 meter per detik. Adapun komponen panel surya berbentuk oval berujung lancip yang menyerupai daun diletakkan secara horisontal menangkap paparan sinar matahari.

Saat kondisi kecepatan angin dan radiasi matahari yang maksimal, setiap aeroleaf dapat menghasilkan listrik 300 watt. Setiap panel surya kecil berkapasitas 82 wattpeak, dan masing-masing unit panel surya besar memiliki kapasitas 200 wattpeak. Sehingga total energi yang dihasilkan pohon hibrida dapat mencapai 12,4 kilowatt pada kondisi optimal.
Baca Juga: 63 Sekolah Rakyat Resmi Dibuka Serentak
Pohon hibrida yang telah dipasang sejak awal Juni tersebut menjadi salah satu inovasi yang diharapkan dapat diterapkan di berbagai proyek lain karena ramah lingkungan. Selain itu, pohon hibrida memiliki desain modular sehingga fleksibel diterapkan di beragam infrastruktur publik atau gedung tinggi. (VAN)

























