Home Berita 63 Sekolah Rakyat Resmi Dibuka Serentak

63 Sekolah Rakyat Resmi Dibuka Serentak

Share

JAKARTA, LINTAS — Kementerian Sosial resmi membuka tahun ajaran baru Sekolah Rakyat (SR) 2025/2026 pada Senin, 14 Juli 2025. Pembukaan dilakukan serentak di 63 lokasi di seluruh Indonesia. Sebanyak 6.130 siswa mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di berbagai jenjang pendidikan.

Pembukaan secara simbolis dipusatkan di Sekolah Rakyat Sentra Terpadu Inten Soeweno, Cibinong, Kabupaten Bogor. Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) hadir langsung bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono. Tampak hadir Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Muhaimin Iskandar.

“Per hari ini, ada 63 titik operasional dengan 256 rombongan belajar (rombel) dan lebih dari 6.000 siswa. Ada rombel SD, SMP, dan SMA,” ujar Gus Ipul dalam sambutannya seperti dikutip kanal Youtube Kemensos RI yang menyiarkan acara itu secara langsung.

Dari website resmi Kemensos RI, Sekolah Rakyat adalah program pendidikan berasrama yang digagas Presiden Prabowo. Tujuannya memutus rantai kemiskinan dan memuliakan keluarga miskin melalui pendidikan berkualitas. Sekolah ini menyasar anak-anak miskin, telantar, dan putus sekolah.

Gus Ipul meminta guru dan wali asuh menjaga tiga hal penting: tidak ada perundungan, tidak ada pelecehan seksual, dan tidak ada intoleransi.

“Karena siswa berasal dari latar belakang berbeda, konsolidasi awal bisa berlangsung hingga tiga bulan,” tegasnya.

Program Sekolah Rakyat dijalankan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 dan Keputusan Mensos Nomor 49/HUK/2025. Dalam tahap pertama, Kemensos akan membuka 100 sekolah di seluruh Indonesia.

Adapun pembangunan dan renovasi gedung untuk Sekolah Rakyat menjadi tanggung jawab Kementerian PU. (HRZ)

Baca Juga: Kementerian PU Pastikan Sekolah Rakyat Siap Diluncurkan Akhir Juli 2025

Share