PURWAKARTA, LINTAS — Pengguna Jalan Tol Cipularang arah Jakarta harus berhati-hati dan bila perlu mengatur ulang jam bepergian melewati jalan tol tersebut. Pasalnya, ada pekerjaan Simpang Susun (SS) Sadang Ruas Tol Jakarta-Cikampek 2 Selatan.
Pekerjaan tersebut mengakibatkan pengalihan sementara akses keluar Sadang di KM 76 Ruas Tol Cipularang arah Jakarta. Pengalihan arus lalu lintas itu telah dimulai sejak Senin (18/9/2023).
Namun, mengutip siaran pers Selasa (19/9/2023), belum dipastikan kapan pengalihan arus lalu lintas akan berakhir. Hal ini berkaitan dengan selesainya pekerjaan SS Sadang.

Pengalihan arus lalu lintas ini diberlakukan atas diskresi Kepolisian. Jasamarga Metropolitan Tollroad selaku pengelola Ruas Tol Cipularang dan PT Jasamarga Japek Selatan (PT JJS) sebagai pengelola Ruas Tol Jakarta-Cikampek II Selatan telah menyiapkan jalur sementara (detour).
Baca juga: Jasa Marga Targetkan 2 Tol Beroperasi Fungsional Tahun Ini
Lalu lintas kendaraan dari arah Bandung yang akan menuju akses keluar Sadang dialihkan melewati detour tersebut.
Pekerjaan Teknis di Jagorawi
Selain di Cipularang, pekerjaan teknis lainnya juga berlangsung di jaringan tol yang dikelola oleh Group Jasa Marga yakni ruas Jalan Tol Jagorawi.
Jasamarga Metropolitan Tollroad, sebagai pengelola Jalan Tol Jagorawi bersama PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) selaku service provider melakukan pekerjaan peningkatan kapasitas Ramp E (dari JORR E menuju Jagorawi arah Ciawi) dan pekerjaan penyamaan tinggi perkerasan di Ramp B (dari JORR S menuju Jagorawi arah Ciawi).
Lokasi pekerjaan ini tepatnya pada KM 7A Ruas Tol Jagorawi dan telah dimulai awal September 2023 dengan target penyelesaian pekerjaan pada awal Januari 2024.

Saat ini, pelaksanaan pekerjaan tengah fokus pada persiapan galian untuk perkerasan.
Selama pekerjaan berlangsung, semua lajur tetap dapat digunakan kecuali bahu luar jalan tol yang akan mengalami penyempitan untuk pengamanan lalu lintas.
Sebelum dimulainya pekerjaan pada Ramp B, atas diskresi dan berkoordinasi dengan pihak Kepolisian, saat ini sedang disiapkan detour sebelum lokasi pekerjaan.
Nantinya, pengguna jalan dari Ruas Tol JORR S dan hendak bergabung ke Ruas Tol Jagorawi akan melintasi detour tersebut.
Sementara itu, kendaraan dari Ramp E akan dibatasi barrier untuk pengamanan lalu lintas selama pekerjaan peningkatan kapasitas ini selesai. (BAS)
Baca Juga: Jagorawi Jalan Tol Pertama, di Manakah Tol Kedua di Indonesia?

























