Home Berita 87 Proyek Strategis Nasional Diselesaikan Kementerian PUPR Sampai Juli 2023

87 Proyek Strategis Nasional Diselesaikan Kementerian PUPR Sampai Juli 2023

Share

Jakarta, Lintas — Pembangunan 125 Proyek Strategis Nasional (PSN) menjadi tugas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), di mana 87 proyek telah berhasil diselesaikan sampai Juli 2023.

125 PSN itu berupa 51 jalan tol dan jembatan, 56 bendungan dan irigasi, 13 proyek air minum dan sanitasi, 2 perumahan.

Lalu, tanggul laut pesisir Jakarta, Kawasan Industri Terpadu Batang, dan Universitas Islam Internasional Indonesia.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Kooordinator (Permenko) Bidang Perekonomian Nomor 21 Tahun 2022.

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, total ada 210 PSN di seluruh Indonesia. Dan 158 PSN telah diselesaikan dengan nilai investasi sebesar Rp1.102,7 triliun.

“Kuncinya ada di infrastruktur. Dan yang paling banyak ada di porsi Kementerian PUPR yaitu 125 PSN,” kata Menko Airlangga dalam keterangan yang didapat MajalahLintas.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Peringatan Sewindu Proyek Strategis Nasional (PSN). | Dok. Kementerian PUPR
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Peringatan Sewindu Proyek Strategis Nasional (PSN). | Dok. Kementerian PUPR

“Semoga masyarakat menjadi aware dengan apa yang telah kita bangun secara fisik. Karena itu semua yang membuat ekonomi kita berdaya saing,” lanjut Airlangga.

Sementara itu, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menambahkan, dari target 125 PSN, Kementerian PUPR telah menyelesaikan 87 PSN atau 70 persen target, sampai Juli 2023.

“Pada akhir tahun 2023, kami menargetkan penyelesaian pembangunan Kawasan Industri Terpadu Batang dan 24 proyek PSN lainnya,” jelas Menteri Basuki dalam acara Conference of Sewindu National Strategic Projects (PSN) dengan tema “Sustainable Infrastructure Towards Indonesia Emas 2045”, yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di Jakarta, Rabu (26/7/2023).

Prioritas Infrastruktur

Menurut Menteri Basuki, PSN dirancang dengan prioritas pada pembangunan infrastruktur.

Hal ini diharapkan dapat menciptakan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.

“Infrastruktur memegang peran dan kontribusi dalam rangka pertumbuhan negara kita. Tidak hanya menekan biaya logistik dan meningkatkan daya saing bangsa, tetapi juga untuk pemerataan pembangunan dan keadilan sosial,” tambah Menteri Basuki.

Di bidang Sumber Daya Air, Kementerian PUPR telah menyelesaikan pembangunan 36 bendungan dengan kapasitas 1,9 juta m3.

Kemudian di bidang Bina Marga, telah dibangun PSN jalan tol sepanjang 1.500 km dari 27 proyek jalan tol melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Hal ini misalnya Jalan Tol Cisumdawu, Jalan Tol Pekanbaru-Dumai, dan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda.

Jalan Tol Cisumdawu. | Dok. Kementerian PUPR

Baca juga: Jalan Tol Cisumdawu Diresmikan, Bandara Kertajati Beroperasi Penuh Oktober 2023

Kementerian PUPR juga telah menyelesaikan tujuh proyek di sektor perumahan.

Dan telah mengimplementasikan skema KPBU pada sektor penyediaan air minum di SPAM Regional Umbulan, Semarang Barat dan Banjarbakula.

Adapun kapasitas layanannya sekitar 5.750 liter per detik, dan melayani sekitar 500 ribu sambungan rumah (SR).

Menteri Basuki juga menyampaikan bahwa PSN berhasil mengakselerasi pembangunan infrastruktur berkelanjutan dan tangguh bencana yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Ini merupakan bentuk laporan kepada masyarakat tentang apa yang sudah Kementerian PUPR lakukan. Hal ini merupakan bentuk kepercayaan bagi Kementerian PUPR sehingga saya selalu menyampaikan bahwa insan PUPR harus bekerja lebih keras, bergerak lebih cepat dan bertindak lebih tepat,” tutur Menteri Basuki. (EDW)

Baca Juga: Tiga Bendungan PSN di Jawa Tengah Selesai 2024

Share