Home Berita Wisuda IX STT Sapta Taruna, Timbul Parulian: Wisuda Bukan Berarti Berhenti Belajar

Wisuda IX STT Sapta Taruna, Timbul Parulian: Wisuda Bukan Berarti Berhenti Belajar

Share

Jakarta, Lintas – Sebanyak 131 mahasiswa mengikuti acara Wisuda IX Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Sapta Taruna, Sabtu (20/5/2023), di Ruang Auditorium Kementerian PUPR, Jakarta Selatan.

Seremoni wisuda berlangsung dengan penuh khidmat, yang dipimpin langsung oleh Ketua STT Sapta Taruna Dr Ir Timbul Parulian Manaorjaya Panjaitan, MA. Dalam sambutannya, Timbul berpesan, wisudawan harus selalu menjunjung Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tri Dharma merupakan tiga pilar dasar yang harus dipegang, yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan, serta pengabdian kepada masyarakat.

Ketua STT Sapta Taruna Dr Ir Timbul Parulian Manaorjaya Panjaitan, MA. | Majalah Lintas/DWO

“Rajinlah menuntut ilmu. Setelah wisuda atau lulus bukan berarti tidak belajar lagi. Akan tetapi, teruslah belajar karena teknologi yang semakin maju tidak ketinggalan. Hal itu terutama digital walaupun lulusan teknik pengetahuan tentang teknologi digital perlu juga dikuasai,” ujar Ketua STT Sapta Taruna. 

Dari 131 wisudawan Sarjana Teknik, 97 orang Program Studi Teknik Sipil, 28 orang Program Studi Teknik Lingkungan, dan 6 orang Program Studi Teknik Informatika. Sementara wisudawan terbaik peraih cum laude atau IPK tertinggi adalah mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Andiyana Lasmitasari, ST, dengan nilai IPK 3,60 dan mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan Eka Widyaningtyas, ST, dengan nilai IPK 3,87.

Ketua STT Sapta Taruna Dr Ir Timbul Parulian Manaorjaya Panjaitan, MA memindahkan tali topi toga seorang mahasiswa, Sabtu (20/5/2023), di Ruang Auditorium Kementerian PUPR, Jakarta Selatan.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian PUPR Ir Mohammad Zainal Fatah, yang turut hadir dalam acara wisuda, mengatakan, bangga dan bahagia STT Sapta Taruna telah menunjukkan kebangkitannya.

“Kita punya sejarah panjang, seperti alumni yang berkarier dan mungkin sudah menjadi pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Bina Marga. Tentu keinginan untuk merevitalisasi peran STT Sapta Taruna kita dukung bersama-sama,” ujarnya.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian PUPR Ir Mohammad Zainal Fatah. | Majalah Lintas/DWO

Zainal menambahkan, legacy dari para senior bukan hanya bekerja menyelesaikan infrastruktur, tetapi juga menyediakan sumber daya manusia (SDM) infrastruktur. Semoga ke depan STT Sapta Taruna semakin bergerak cepat, kerja keras, dan bertindak cepat untuk menghasilkan lulusan terbaik.

Kompetensi

Menurut Ketua Pengawas STT Sapta Taruna dan Kepala Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Ir Taufik Wijoyono, MEng, Sc, pada dasarnya para lulusan STT Sapta Taruna menghasilkan calon tenaga-tenaga konstruksi. Kemudian ijazah yang didapatkan dari lembaga ini adalah ijazah formal sesuai knowledge (pengetahuan) pendidikan.

Tentunya, untuk masuk dunia konstruksi dibutuhkan keahlian. Taufik mengatakan, skill ini hanya dapat dimiliki dari pengalaman dan pelatihan. Kemudian untuk masuk ke dunia jasa konstruksi syaratnya adalah memiliki kompetensi.

“Ada dua syarat kompetensi, yaitu pertama syarat dasar pendidikan program studi yang sesuai (Teknik Sipil dan Teknik Lingkungan). Kedua, melalui proses asesmen yang dilakukan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), produknya adalah Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) Konstruksi,” ujar Taufik.

Kepala Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Ir Taufik Wijoyono, MEng, Sc | Majalah Lintas/SAL

Dari dasar tersebut mereka bisa bekerja sebagai tenaga kontruksi di lapangan, kontraktor, konsultan, dan penanggung jawab badan usaha.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Dr Ir H Khalawi AH, MSc, MM, mengungkapkan, Kementerian PUPR sebagai pembina dan pesan Ketua Pembina Bapak Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, mendukung penuh STT Sapta Taruna menjadi perguruan tinggi yang unggul. STT ini diharapkan juga bisa berkiprah dalam menyiapkan SDM sebanyak-banyaknya di masa depan untuk bisa membangun infrastruktur Indonesia yang lebih baik.

“Ke depan, pertama STT Sapta Taruna akan berkolaborasi dengan program-program pengembangan di Politeknik PU Semarang. Kedua, secara khusus saya akan datang ke STT Sapta Taruna untuk membahas perkembangan dan kerja sama atau MoU dengan BPSDM ke depan dalam rangka pengembangan kompetensi SDM Kementerian PUPR,” papar Khalawi.

Perguruan Tinggi Unggul

Seiring dengan meredanya pademi Covid-19 dan STT Sapta Taruna telah memiliki Akreditasi Baik, Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar-Lembaga Ir Asep Arofah Permana, MM, MT, mengatakan, ke depan berupaya terus untuk meningkatkan jumlah mahasiswanya.

Menurut Asep, kalau berkaca pada perguruan tinggi yang sudah maju, STT Sapta Taruna memiliki sejumlah keunggulan, yaitu pertama para dosen praktisi yang berasal dari Kementerian PUPR. Artinya, dalam hal pengalaman mereka jauh lebih banyak dibandingkan dengan yang lainnya.

Wisudawan STT Sapta Taruna memberika sambutan. | Majalah Lintas/SAL

Harapannya, dosen tersebut dapat diimplementasikan dan menularkan kepada para mahasiswanya sehingga langkah yang perlu dilakukan adalah perbaikan dari segi organisasinya dengan restrukturisasi dan beberapa penyederhanaan bila diperlukan.

Kedua, mendorong adanya keunggulan-keunggulan dari STT Sapta Taruna. “Kami mendorong, hal apa yang dapat dijadikan sebagai keunggulan supaya dapat membedakan antara sekolah yang sama dengan perguruan sejenis. Ketiga, penguatan para dosennya. Kami juga sudah mulai merekrut beberapa Pegawai Negeri Sipil (PNS) aktif dari Kementerian PUPR supaya bisa menjadi dosen paruh waktu,” ungkap Asep.

“Harapannya dengan adanya penguatan dari kelembagaannya, kurikulumnya, dan para dosennya, tentunya ke depan harus lebih baik,” lanjutnya.

Asep mengatakan, para lulusan STT Sapta Taruna yang baru saja di wisuda tidak perlu minder terhadap persaingan atau kompetisi sekarang ini yang sangat ketat bagi generasi muda, tetapi peluang kerja itu pasti selalu terbuka, yang penting kita tunjukkan prestasi terbaik kita di mana pun kita bekerja. (AGN/ROY/DWO/SAL)

Oleh:

Share

ARTIKEL TERKAIT