Home Berita Warga Diimbau Waspada, Listrik Aliran Atas Kereta Cepat Jakarta-Bandung Mulai Aktif

Warga Diimbau Waspada, Listrik Aliran Atas Kereta Cepat Jakarta-Bandung Mulai Aktif

Share

Jakarta, Lintas – Aliran listrik dengan tegangan 27,5 kV telah aktif di empat substation traksi Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Artinya, penyaluran daya listrik melalui overhead catenary system (OCS) atau listrik aliran atas Kereta Cepat Jakarta-Bandung sudah dimulai.

Adapun empat substation traksi tersebut ditempatkan di wilayah Halim, Karawang, Walini, dan Tegalluar.

Total panjang kabel kontak OCS tersebut adalah 384,6 kilometer. Kabel ini terpasang pada jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung sepanjang 142,3 km.

General Manager Corporate Secretary PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Rahadian Ratry mengatakan, seluruh komponen, jaringan, dan sistem kelistrikan telah diperiksa dahulu. Setelah dinyatakan siap, listrik dapat dialirkan ke OCS.

“Hari ini seluruh jaringan OCS KCJB telah dialiri listrik dengan tegangan 27,5 KV. Hal tersebut menandakan bahwa masyarakat harus berhati-hati jika beraktivitas di sekitar Jalur KCJB karena dapat tersengat listrik tegangan tinggi,” ujar Rahadian dalam siaran pers, Kamis (18/5/2023).

Masyarakat diminta untuk tidak mendekati jalur KCJB karena sangat berbahaya, baik bagi dirinya maupun kelangsungan tes commissioning KCJB.

Tes commisioning adalah tahapan calon operator menguji keseluruhan sistem dari KCJB dan kelaikan jalur yang akan dilintasi kereta api kelak.

Selain itu, masyarakat dilarang untuk beraktivitas di jalur KCJB, melempar benda asing, bermain layangan atau balon di sekitar jalur KCJB, masuk ke dalam jalur rel, terowongan, dan jembatan KCJB serta masuk ke area-area terlarang lainnya.

Standar Internasional

Penyaluran listrik untuk OCS tersebut berarti tegangan tinggi dari jaringan listrik lokal sepanjang jalur KA Cepat diubah menjadi arus AC frekuensi industri satu fasa 27,5 kV. Perubahan ini dilakukan melalui substation traksi.

Kemudian, listrik disalurkan ke jaringan OCS di atas jalur kereta. Hal ini memberikan energi pada KA Cepat.

Seluruh sistem yang dibangun telah sesuai dengan standar internasional sehingga memiliki kualitas yang baik, umur pakai panjang hingga keamanan andal. Berbagai langkah, prosedur, dan penanganan kondisi darurat telah disiapkan untuk menjamin keamanan seluruh sistem kelistrikan KCJB.

Mengalirnya listrik kepada OCS menandakan bahwa tahapan-tahapan awal tes commissioning berjalan lancar. Rangkaian Comprehensive Inspection Train (CIT) juga sudah mulai dipersiapkan karena dalam waktu dekat akan melintas di jalur KCJB.

Rahadian menambahkan, KCIC juga telah bekerja sama dengan TNI-Polri guna mencegah gangguan yang berpotensi membahayakan tes commissioning nantinya.

KCIC juga mengingatkan kepada seluruh pihak untuk mencuri atau merusak kabel listrik, kabel kontak, dan elemen struktural lainnya pada fasilitas KCJB karena dapat membahayakan keselamatan perjalanan KCJB. (BAS)

Baca Juga:

Share

ARTIKEL TERKAIT