Kendaraan Logistik Naik
Di sisi lain, sebagian masyarakat juga memilih melakukan perjalanan lebih awal untuk mengantisipasi penutupan sementara layanan penyeberangan saat perayaan Nyepi.
“Untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, ASDP bersama para pemangku kepentingan melakukan pengaturan operasional kapal serta manajemen antrean di Pelabuhan,” ujar Arief.

Ia menambahkan, dalam kondisi tertentu, penyeberangan diprioritaskan bagi kendaraan penumpang seperti roda dua dan mobil pribadi guna menjaga mobilitas masyarakat, sementara kendaraan logistik tetap dilayani secara bertahap sesuai kapasitas kapal.
Data Pergerakan Penumpang dan Kendaraan
Berdasarkan data Posko Gilimanuk selama 24 jam pada 13 Maret 2026 (pukul 00.00–23.59 WIB) atau H-8, tercatat jumlah perjalanan kapal mencapai 220 trip.
Realisasi penumpang dari Bali menuju Jawa mencapai 37.877 orang, dengan rincian kendaraan terdiri dari 6.066 unit sepeda motor, 3.573 kendaraan kecil, 2.154 truk, dan 383 bus. Total kendaraan yang menyeberang tercatat 12.176 unit.
Secara kumulatif sejak H-10 hingga H-8, jumlah penumpang tercatat mencapai 97.572 orang dengan total 31.045 kendaraan.
Sementara itu, berdasarkan data Posko Ketapang pada periode yang sama, jumlah perjalanan kapal tercatat 231 trip. Penumpang dari Jawa menuju Bali mencapai 26.173 orang, meningkat 6,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kendaraan truk tercatat 2.604 unit atau meningkat 10,8 persen, sedangkan bus mencapai 635 unit atau naik 7,4 persen. Total kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Bali mencapai 5.365 unit, atau meningkat 2,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Secara kumulatif sejak H-10 hingga H-8, total penumpang dari Jawa ke Bali tercatat 66.305 orang dengan jumlah kendaraan mencapai 15.410 unit. (CHI)
Baca Juga: Mudik Lebaran 2026 Dipantau 24 Jam, Menhub Dudy Resmikan Posko Angkutan Terpadu

























