JAKARTA, LINTAS — Jumlah penumpang MRT Jakarta terus naik setiap bulannya. Tercatat rata-rata 105.124 orang per hari naik MRT Jakarta pada bulan November 2023.
Menurut catatan web MRT Jakarta sepanjang November 2023, total jumlah penumpang mencapai 3.153.726 orang.
Jumlah penumpang ini naik 13.245 orang dari bulan sebelumnya Oktober yang mencapai 3.140.481 orang. Pada bulan Oktober rata-rata penumpang MRT Jakarta mencapai 101.306 orang per hari.

Kenaikan angka keterangkutan ini menunjukkan kepercayaan tinggi masyarakat kepada layanan MRT Jakarta. Ketepatan waktu tempuh, kedatangan, dan berhenti MRT Jakarta yang konsisten mencapai 99,9 persen jadi salah satu penyebabnya.
Angkutan Pengumpan MRT Jakarta
PT MRT Jakarta (Perseroda) bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menaikkan angka keterangkutan. Perseroda bekerja sama dengan industri wisata seperti sektor kuliner, aktivitas, hingga pusat perbelanjaan, kesehatan, pendidikan, hingga promo tiket di sejumlah tempat wisata.
Baca juga: Pemerintah Jepang Diminta Selesaikan Proyek MRT Fase 2 Sesuai Target
Kdengan sejumlah operator transportasi publik pengumpan (feeder) juga mendorong peningkatan angka keterangkutan. Karena moda pengumpan ini juga mengangkut dari kawasan hunian langsung menuju stasiun terdekat.

Terbaru, MRT Jakarta bekerja sama dengan Damri untuk menyediakan layanan pengumpan dari PIK 2 menuju Stasiun Blok M BCA.
Makin banyaknya angkutan pengumpan ini berdampak bukan hanya kepada kenaikan angka keterangkutan, namun juga mendorong kebudayaan menggunakan platform berbagi kendaraan (ride sharing).
Operator pengumpan ini menyumbang sekitar 23 persen angka keterangkutan dari total ridership MRT Jakarta. (EDW)
Baca Juga: Pengembangan MRT Jakarta Koridor Timur-Barat Ditargetkan Mulai pada 2024























