Home Fitur Terowongan Kembar Cisumdawu, Terpanjang di Jalan Tol Indonesia

Terowongan Kembar Cisumdawu, Terpanjang di Jalan Tol Indonesia

Share

Terowongan kembar di Jalan Tol Cisumdawu disebut-sebut jadi terowongan terpanjang yang ada di jalan tol di Indonesia.

Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga melalui Balai Geoteknik Terowongan dan Struktur (BGTS) membangun terowongan kembar atau Twin Tunnel ini di jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu), Jawa Barat.

Menurut web Bina Marga, terowongan ini memiliki panjang 472 meter, sebagai bagian Jalan Tol Cisumdawu sepanjang 61,6 Kilometer.

Terowongan kembar di Jalan Tol Cisumdawu. | Dok. Kementerian PUPR
Terowongan kembar di Jalan Tol Cisumdawu. | Dok. Kementerian PUPR

Kepala BGTS Fahmi Aldiamar mengatakan, terowongan ini dibangun sebagai jalan pintas atau shortcut karena faktor topografi daerah pegunungan atau bukit.

Karena jika jalan tol dibangun menyusuri bukit akan terjal, sempit dan tepinya berupa jurang. Hal ini sangat berisiko bagi pengguna jalan dari segi keamanan.

Baca juga: Jalan Tol Cisumdawu Terbukti Perlancar Arus Mudik

Teknologi yang digunakan pada pembangunan terowongan ini yakni metode New Austrian Tunneling Metode (NATM) atau metode penggalian bertahap.

“Metode ini yang paling baik untuk kondisi material yang akan digali. Jadi di Cisumdawu ini memang material yang akan kita gali adalah vulkanik, dominan materialnya memang lebih mudah runtuh jika ada air,” kata Fahmi Aldiamar.

“Dan yang kedua akibat dari erupsi gunung berapi, biasanya ada bongkahan-bongkahan batuan yang tercampur di material tanah tersebut. Jadi untuk metode lainnya hanya bisa digunakan pada kondisi homogen,” lanjut Fahmi.

Bentuk Kembar dan Bambu Runcing

Pembangunan terowongan ini harus menghadapi ketidakstabilan lereng.

Hal ini bisa diatasi dengan cara perkuatan tanah (forepoling) yaitu sistem pipa yang dimasukkan ke dalam tanah. Lalu, digali membentuk setengah lingkaran dan diisi dengan grouting atau material pengisi beton.

Ini dilakukan untuk membuat perkuatan di sekeliling terowongan, dan dilakukan secara berulang-ulang dengan panjang galian 60-80 cm.

Twin Tunnel dibangun dengan bentuk kembar masing-masing tiga jalur, memperhatikan faktor estetika dan keamanan.

Karena jika hanya dibangun satu terowongan dengan enam jalur, maka potensi keruntuhan di saat maupun setelah konstruksi akan lebih besar.

Presiden Jokowi berpose di depan Terowongan Kembar Jalan Tol Cisumdawu seusai peresmian, Selasa 11 Juli 2023. | Dok. Kementrian PUPR
Presiden Jokowi berpose di depan Terowongan Kembar Jalan Tol Cisumdawu seusai peresmian, Selasa 11 Juli 2023. | Dok. Kementrian PUPR

Terowongan ini dibentuk seperti bambu runcing juga demi faktor keamanan pengguna jalan tol saat transisi pencahayaan dari terang ke gelap.

Di mana transisi pencahayaan bagi pengemudi dilakukan dengan memberikan lampu berwarna kuning di pintu masuk, putih di dalam terowongan, lalu kuning lagi saat akan keluar terowongan.

Terowongan kembar ini didesain untuk 100 tahun. Keberadaan Twin Tunnel ini memangkas perjalanan dari Bandung ke Dawuan, Kabupaten Subang, menjadi hanya 45-60 menit. (EDW)

Baca Juga: Jalan Tol Cisumdawu Diresmikan, Bandara Kertajati Beroperasi Penuh Oktober 2023

Share