Home Berita Target Selesai 2024, Pembangunan Bendungan Way Apu Dipercepat 

Target Selesai 2024, Pembangunan Bendungan Way Apu Dipercepat 

Share

JAKARTA, LINTAS – Pembangunan konstruksi Bendungan Way Apu di Kabupaten Buru, Provinsi Maluku, dipercepat. Konstruksi bendungan tersebut ditargetkan selesai pada 2024 ini.  

Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Faliansyah melalui rilis pers Kementerian PUPR yang diterima Majalahlintas.com, Selasa (2/7/2024). 

Menurut Faliansyah, pembangunan bendungan yang memiliki kapasitas daya tampung sebesar 50,05 juta meter kubik ini kontraknya dimulai sejak Desember 2017. 

“Hingga saat ini, progres konstruksi fisiknya telah mencapai 71,34 persen. Ditargetkan, pembangunan Bendungan Way Apu akan selesai pada tahun 2024 ini sehingga dapat segera memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Faliansyah. 

Kawasan Bendungan Way Apu dilengkapi dengan helipad. | Dok. Kementerian PUPR

Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air terus melakukan pembangunan bendungan dan daerah irigasi untuk mendukung terciptanya ketahanan air dan pangan yang ada di berbagai wilayah di Indonesia. Salah satunya yaitu pembangunan Bendungan Way Apu yang berada di Kabupaten Buru, Provinsi Maluku.  

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pengelolaan sumber daya air dan irigasi terus dilanjutkan dalam rangka mendukung produksi pertanian yang berkelanjutan.   

Baca Juga: Akan Terangi 8.750 Rumah, Bendungan Way Apu Maluku Ditargetkan Rampung 2024

“Pembangunan bendungan akan diikuti dengan ketersediaan jaringan irigasinya. Dengan demikian, bendungan yang dibangun dapat segera dimanfaatkan karena airnya dipastikan mengalir sampai ke sawah-sawah milik petani,” kata Basuki. 

Pengerjaan konstruksi Bendungan Way Apu di Maluku dipercepat sehingga target selesai pada 2024 ini tercapai. | Dok. Kementerian PUPR

Lingkup Pekerjaan  

Adapun lingkup pekerjaan yang sedang on going meliputi pekerjaan penimbunan maincoffer dam dan main dam, pencetakan beton precast, pembetonan spillway, galian tanah lereng kanan spillway, proteksi lereng spillway, dan struktur fondasi wing wall sisi kanan.   

Kemudian, pekerjaan beton struktur pelimpah samping wing wall, beton struktur fondasi pelimpah berpintu, fabrikasi pembesian struktur spillway, pemasangan pintu hidromekanikal, pekerjaan fasilitas umum, dan pekerjaan viewpoint.  

Bendungan yang membendung Sungai Way Apu ini dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 422,08 hektar. Bendungannya memiliki tipe zonal urukan inti tegak dengan tinggi mencapai 72 meter, lebar puncak 12 meter, panjang puncak 490 meter, dan luas daerah genangan mencapai 235,10 hektar.  

Pemandangan aerial pengerjaan konstruksi Bendungan Way Apu di Kabupaten Buru, Provinsi Maluku. | Dok. Kementerian PUPR

“Bendungan Way Apu diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Maluku terutama dalam hal ketersediaan air irigasi seluas 10.000 hektar, tersedianya air baku dengan debit 0,5 meter kubik/detik, kemampuan mereduksi banjir sebesar 557 meter kubik/detik, sebagai pembangkit listrik berkapasitas 8 MW yang mampu menerangi sekitar 8.750 rumah berkapasitas 900 watt, serta sebagai tempat pariwisata yang akan menumbuhkan perekonomian daerah,” kata Faliansyah.  

Bendungan Way Apu dibangun dengan nilai kontrak sebesar Rp 2,159 triliun yang terbagi menjadi dua paket pekerjaan. Paket 1 berupa konstruksi bendungan utama senilai Rp 1,114 triliun dilaksanakan oleh PT PP- Adhi Karya KSO. Kemudian, pekerjaan paket 2 berupa konstruksi bendungan pelimpah (spillway) senilai Rp 1,045 triliun dilaksanakan oleh PT Hutama Karya–Jaya Konstruksi KSO. (HRZ) 

Baca Juga: Bendungan Way Apu, Pertama di Maluku dan Diproyeksikan Pasok Air untuk 10.000 Hektar Lahan

Oleh:

Share