Home Berita Stasiun Dukuh Atas BNI Jadi Simpul Transit Strategis, Pengguna LRT Naik Signifikan

Stasiun Dukuh Atas BNI Jadi Simpul Transit Strategis, Pengguna LRT Naik Signifikan

Share

JAKARTA, LINTAS – Stasiun Dukuh Atas BNI kini menjadi salah satu titik transit paling strategis di Jakarta. Terletak di pusat kawasan bisnis ibu kota, stasiun ini menawarkan integrasi antarmoda transportasi yang memudahkan mobilitas harian masyarakat.

Dukungan konektivitas ke berbagai moda seperti LRT Jabodebek, Commuter Line, MRT, Kereta Bandara, hingga TransJakarta, menjadikan stasiun ini favorit bagi para komuter.

Stasiun Dukuh Atas BNI melayani ribuan penumpang setiap hari, mulai dari pekerja kantoran hingga wisatawan yang hendak menuju bandara. Letaknya yang strategis memungkinkan pengguna berpindah moda tanpa kesulitan. Melalui Jembatan Penyeberangan Multiguna Dukuh Atas, pengguna LRT Jabodebek dapat langsung terhubung dengan moda lain seperti:

  • Stasiun Sudirman (Commuter Line)
  • Stasiun BNI City (Kereta Bandara Soekarno-Hatta)
  • Stasiun Dukuh Atas BNI (MRT Jakarta)

Selain itu, stasiun ini juga terkoneksi dengan TransJakarta Koridor 1 dan 4, layanan Mikrotrans, serta ojek daring. Fleksibilitas ini memungkinkan pengguna menyusun rute perjalanan dengan lebih efisien dan cepat.

Ada Lonjakan Penumpang, Ini Buktinya

Pada periode Januari hingga Juni 2025, tercatat sebanyak 1.994.163 pengguna melakukan tap in dan 1.805.717 tap out di Stasiun Dukuh Atas BNI. Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya. Sebagai perbandingan, pada Januari-Juni 2024, hanya terdapat 1.451.857 tap in dan 1.378.491 tap out.

Artinya, ada peningkatan sebesar 37,35% untuk tap in dan 30,99% untuk tap out. Ini menjadi bukti bahwa masyarakat semakin percaya dan nyaman menggunakan sistem transportasi publik yang terintegrasi.

Apa Kata Pihak LRT Jabodebek?

Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi, menilai bahwa peningkatan jumlah pengguna merupakan hasil dari pembangunan sistem yang mengedepankan konektivitas dan kenyamanan.

“Stasiun Dukuh Atas BNI menjadi contoh nyata bagaimana integrasi antarmoda mampu meningkatkan kenyamanan dan efisiensi perjalanan masyarakat. Kami terus berupaya menghadirkan layanan yang terhubung, andal, dan ramah pengguna untuk mendukung mobilitas perkotaan yang lebih baik,” ujar Purnomosidi dalam keterangan resmi, Senin (28/7/2025). (GIT)

Share