Home Fitur Stadion Terbesar di Dunia Ada di Korea Utara

Stadion Terbesar di Dunia Ada di Korea Utara

Share

Stadion umumnya dibangun sebagai tempat untuk menyelenggarakan acara-acara, seperti konser, kampanye politik, dan terutama olahraga. Namun, ternyata ada stadion yang dibangun lebih sebagai simbol kebanggaan nasional dan kebudayaan alih-alih arena olahraga.

Salah satu stadion yang didirikan dengan alasan itu ialah Stadion 1 Mei Rungrado milik Korea Utara. Benarkah stadion ini didaulat sebagai stadion terbesar di muka Bumi?

Stadion 1 Mei Rungrado terletak di Pulau Rungra di Sungai Taedong. Memiliki struktur bangunan setinggi 60 meter dengan 8 lantai dan total luas lantai mencakup 207.000 meter persegi atau 20,7 hektar, dikutip dari Britannica.com.

Pembangunan stadion berlangsung 2,5 tahun, dimulai tahun 1986 dan selesai tahun 1989, serta diperkirakan menelan biaya 200 juta dollar AS, dikutip dari Usatoday (28/7/2024).

Pembandangan bagian dalam Stadion 1 Mei Rungrado. | Dok. Istimewa

Stadion yang ditengarai didirikan untuk mengungguli negara tetangganya, Korea Selatan, yang menjadi tuan rumah Olimpide 1988, ini diresmikan pada 1 Mei 1989, bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional. Tanggal peresmiannya inilah yang mendasari stadion ini disebut juga Stadion May Day Rungrado.

Tak hanya menarik karena alasan pembangunannya, Stadion May Day Rungrado juga memukau karena desain dan daya tampungnya.

Dari segi daya tampung, Stadion May Day Rungrado memiliki kapasitas 150.000 kursi. Bahkan, pernah membuat rekor dengan menampung 190.000 penonton yang menyaksikan gulat profesional “Collision in Korea”. Sebuah pertandingan gulat profesional terbesar yang pernah ada, diproduksi bersama oleh World Championship Wrestling dan New Japan Pro Wrestling, dikutip dari Tempo. Co.

Kapasitasnya yang besar inilah yang membuat Stadion 1 Mei Rungrado lantas dinobatkan sebagai stadion terbesar di dunia hingga saat ini.

Simbol Kemegahan dan Kekuatan Korea Utara

Selain digunakan untuk menunjukkan kehebatan olahraga Korea Utara, Stadion May Day Rungrado dibangun dengan desain mencolok dan menara-menara tinggi yang menjulang sebagai simbol kemegahan dan kekuatan Korea Utara.

Stadion ini berbentuk oval. Bentuk atapnya terlihat seperti bunga magnolia, bunga nasional Korea Utara, atau parasut terbuka. Dari kejauhan terlihat seperti teratai yang mengambang di Sungai Taedong.

Ada 16 lengkungan beton yang menggambarkan kelopak bunga itu dengan 11 ribu baja digunakan sebagai penopangnya. Bentuk atap Stadion May Day Rungrado yang unik, bahkan mendapatkan penghargaan selama Pameran Internasional Penemuan Jenewa 1988, dikutip dari Tempo.co.

Lengkungan pada stadion melambangkan syal dan bendera yang digunakan selama pertunjukan peringatan P’yŏngyang. Walaupun memiliki dimensi sangat besar, struktur ini memiliki keanggunan yang tidak biasa dalam arsitektur resmi Korea Utara dan memberikan referensi yang kuat pada karya arsitek terkenal Barat seperti Pier Luigi Nervi dan Eero Saarinen, dikutip dari Britannica.com.

Stadion 1 Mei Rungrado | Dok. Istimewa

Sementara, “kelopak” atau kanopi stadion yang membentang 60 meter di dalam dan 40 meter di luar stadion menjadikan stadion ini sebuah kompleks olahraga dengan banyak fasilitas. Ada kolam renang, lintasan lari, ruang tenis meja, lapangan golf mini, ruang pelatihan dalam ruangan, asrama atletik, kantor, dan fasilitas lainnya.

Kemudian, pada tahun 2000, stadion yang dilengkapi dengan 10 lift dan 80 pintu yang tersebar di berbagai penjuru untuk akses masuk dan keluar para penonton ini, mendapat pengakuan global ketika merayakan kunjungan Menteri Luar Negeri AS Madeleine Albright ke Korea Utara, dikutip dari Britannica.com.

Sejak diresmikan pada 1989, Stadion 1 Mei Rungrado menjadi tempat utama perayaan nasional dan olahraga Korea Utara. Juga, telah menggelar sejumlah ajang besar seperti sepak bola, gulat, hingga maraton. Namun, stadion ini paling terkenal karena menggelar Arirang Mass Games pada 2002-2005, 2007-2013, dan terakhir 2018-2019.

Adapun Festival Arirang atau Permainan Massal Arirang ialah sebuah acara senam besar yang pertama kali diadakan pada tahun 2002, bertujuan untuk memperingati cerita Korea Utara.

Uniknya, Korea Utara tidak memiliki tim sepak bola yang disegani di level Asia, apalagi di dunia. Namun demikian, negara yang dipimpin Kim Jong-un ini justru memiliki stadion paling besar di dunia.

Stadion 1 Mei Rungrado yang ikonik dan berkapasitas luar biasa besar ini telah menjadi tuan rumah bagi acara-acara besar tingkat dunia. Melayani ratusan ribu, bahkan jutaan orang setiap tahunnya.

Melaluinya, Korea Utara menunjukkan pada dunia bahwa fungsi stadion lebih dari sekadar arena olahraga. Stadion May Day Rungrado menjadi sarana untuk memperlihatkan kemajuan teknologi, keajaiban arsitektur, dan keagungan budaya yang dimiliki Korea Utara.

Indonesia juga memiliki beberapa stadion besar, meski tak dapat disandingkan dengan Stadion 1 Mei Rungrado. Dua stadion terbesar yang dimiliki Indonesia adalah Jakarta International Stadium dengan kapasitas 82.000 penonton dan Gelora Bung Karno dengan kapasitas 78.000 penonton. (MSH)

Baca Juga: Stadion Utama Sumut di Deli Serdang Ditargetkan Selesai September 2024

Share

ARTIKEL TERKAIT