Home Berita Sekolah Rakyat Tahap II Dibangun di Halmahera Barat

Sekolah Rakyat Tahap II Dibangun di Halmahera Barat

Share

JAKARTA, LINTAS — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Desa Rioribati, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, rampung pada Juni 2026.

Lahan yang disiapkan seluas 9,5 hektar. Lahan tersebut milik Pemerintah Provinsi Maluku Utara, telah dihibahkan ke Kementerian Sosial, dan dipinjamkan ke Kementerian PU. Ukuran lahan sesuai standar pembangunan Sekolah Rakyat yang ditetapkan pemerintah, yakni 5–10 hektar per lokasi.

“Di sini akan dibangun SD, SMP, SMA berasrama, lapangan olahraga, bahkan stadion sepak bola berstandar penuh. Lahan seluas ini memungkinkan fasilitas yang lengkap, termasuk sistem jalan, drainase, air minum, dan pengelolaan limbah,” kata Menteri PU Dody Hanggodo saat meninjau lokasi, Kamis (28/8/2025), dikutip dari keterangan tertulis.

Dengan kelengkapan readiness criteria dan kesesuaian tata ruang, groundbreaking ditargetkan awal Oktober 2025. Pembangunan diharapkan selesai 30 Juni 2026 sehingga dapat menampung 1.000 siswa per sekolah. “Fasilitas ini akan diperuntukkan khusus bagi siswa-siswi dari Provinsi Maluku Utara,” ujar Dody.

Lingkungan aman

Selain itu, ia menegaskan perlunya sinergi antardirektorat di Kementerian PU. Ditjen Bina Marga diminta menyiapkan akses jalan, Ditjen Sumber Daya Air mengendalikan banjir, sementara Ditjen Cipta Karya menyediakan air minum, sanitasi, dan sistem pengelolaan limbah.

“Kolaborasi ini penting agar Sekolah Rakyat tidak hanya berdiri megah, tetapi juga memiliki lingkungan yang aman, nyaman, dan berkelanjutan,” kata Dody.

Pembangunan ini merupakan kelanjutan dari Tahap I, yang telah menghasilkan 165 sekolah di 24 provinsi. Sekolah Rakyat dirancang sebagai “boarding school” untuk anak-anak keluarga kurang mampu, dengan target mulai digunakan pada tahun ajaran 2026/2027.

Program Sekolah Rakyat dijalankan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 dan Keputusan Mensos Nomor 49/HUK/2025. Dalam tahap pertama, Kemensos akan membuka 100 sekolah di seluruh Indonesia. Adapun pembangunan dan renovasi gedung untuk Sekolah Rakyat menjadi tanggung jawab Kementerian PU.

Seperti diberitakan Lintas, pembukaan Sekolah Rakyat dilakukan serentak di 63 lokasi di seluruh Indonesia pada Senin, 14 Juli 2025. Sebanyak 6.130 siswa mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di berbagai jenjang pendidikan. (HRZ)

Baca Juga: Bertemu Sherly Tjoanda, Mentan Amran Berharap Maluku Utara Jadi Lumbung Pangan Nasional

Share