Home Berita Revitalisasi MI Ma’arif Karangwuni, Harapan Baru bagi Siswa

Revitalisasi MI Ma’arif Karangwuni, Harapan Baru bagi Siswa

Share

JAKARTA, LINTAS — Harapan baru muncul bagi siswa dan guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ma’arif Karangwuni, Kulon Progo, Yogyakarta. Hal itu setelah sekolah mereka mulai direvitalisasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum sejak 31 Juli 2025.

Sekolah yang berdiri sejak 1965 itu sebelumnya berdinding bata tanah liat dan beratap genteng melengkung. Kondisi bangunan yang rapuh membuat proses belajar sering terganggu, terutama saat hujan.

“Dindingnya retak dan atapnya bocor. Sekarang kami lihat rangka baja sudah mulai berdiri. Semoga segera selesai supaya anak-anak bisa kembali ke kelas mereka sendiri,” kata Guru Kelas 2, Muh Yuwono, Rabu (1/10/2025), dikutip dari rilis pers.

Revitalisasi ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Tahap II Kementerian PU untuk mendukung pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan dan revitalisasi pendidikan dasar serta digitalisasi pembelajaran.

Anggaran revitalisasi

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan, pembangunan dan rehabilitasi fasilitas pendidikan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Sesuai Astacita Presiden Prabowo, pendidikan adalah salah satu pilar utama. Kementerian PU akan terus berupaya merenovasi dan merehabilitasi sarana pendidikan di berbagai wilayah,” ujarnya.

Anggaran revitalisasi MI Ma’arif Karangwuni bersumber dari APBN dengan masa pelaksanaan 150 hari kalender. Hingga akhir September, progres fisik proyek mencapai 33,36 persen, lebih cepat dari rencana sebesar 30,06 persen.

Pekerjaan mencakup pembongkaran bangunan lama, pembangunan struktur baru, dan pemasangan rangka atap baja. Selain itu dilakukan pekerjaan arsitektur, pemasangan plafon, keramik, serta pengecatan dinding. Pekerjaan mekanikal, elektrikal, dan plumbing juga dilakukan, termasuk instalasi listrik, sanitasi, dan sewage treatment plant berkapasitas 3 meter kubik.

Selama pembangunan, kegiatan belajar mengajar sementara dipindahkan ke rumah warga dan mushala terdekat. Revitalisasi ini merupakan satu dari 17 proyek serupa di DI Yogyakarta yang dilaksanakan Kementerian PU bekerja sama dengan Kementerian Agama.

Dengan selesainya proyek ini, MI Ma’arif Karangwuni diharapkan menjadi sekolah yang aman, nyaman, dan memenuhi standar bangunan pendidikan nasional, sekaligus mempercepat pemerataan akses pendidikan di wilayah perdesaan. (HRZ)

Baca Juga: Selama 2023, Kementerian PUPR Rehabilitasi 1.174 Sekolah dan Madrasah

Share

Foto Pilihan Lainnya