JAKARTA, LINTAS – Puncak arus balik libur Idulfitri 1447 H/2026 M menunjukkan peningkatan signifikan menuju wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat. Data yang dihimpun Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) pada Selasa (24/3/2026) mencatat lonjakan volume kendaraan di sejumlah gerbang tol utama.
Secara total, volume lalu lintas yang kembali ke Jabodetabek mencapai 197.747 kendaraan atau meningkat 41,80 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 139.450 kendaraan. Arus kendaraan ini terpantau melalui empat gerbang tol utama, yakni Halim, Cikunir 6, Cikupa, dan Ciawi 2.
Lonjakan tertinggi terjadi di Gerbang Tol Cikunir 6 dengan peningkatan drastis hingga 273,09 persen. Tercatat sebanyak 22.680 kendaraan melintas, jauh di atas volume normal yang hanya 6.079 kendaraan.
Sementara itu, di Gerbang Tol Ciawi 2 juga terjadi peningkatan signifikan sebesar 70,09 persen dengan total 53.239 kendaraan. Adapun di Gerbang Tol Halim tercatat 72.161 kendaraan atau naik 26,46 persen, dan Gerbang Tol Cikupa mencapai 49.667 kendaraan atau meningkat 10,36 persen dibanding kondisi normal.
Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Widiyatmiko Nursejati, mengatakan bahwa peningkatan volume lalu lintas ini merupakan bagian dari puncak arus balik Lebaran yang sudah diprediksi sebelumnya.
“Terjadi peningkatan signifikan volume lalu lintas menuju Jabodetabek, khususnya di beberapa gerbang tol utama. Kami terus memantau dan melakukan pengaturan lalu lintas untuk menjaga kelancaran perjalanan pengguna jalan,” ujarnya dikutip Rabu (25/3/2026).
Wilayah Jawa Barat
Di wilayah Jawa Barat, peningkatan juga terjadi pada kendaraan yang meninggalkan Bandung dan Rancaekek menuju Jakarta. Total kendaraan tercatat mencapai 79.653 unit atau naik 43,79 persen dibandingkan volume normal sebesar 55.396 kendaraan.
Sebaliknya, arus kendaraan menuju Bandung dan sekitarnya juga mengalami kenaikan meski relatif landai, yakni sebesar 4,96 persen dengan total 67.653 kendaraan.
Distribusi lalu lintas di wilayah ini didominasi oleh dua gerbang tol utama, yaitu Cileunyi dan Pasteur. Di Gerbang Tol Cileunyi, volume kendaraan menuju Jakarta dan Bandung tercatat 45.260 unit atau melonjak 62,54 persen dari kondisi normal. Sementara kendaraan menuju Rancaekek dan Garut mencapai 34.346 unit atau naik 7,94 persen.
Di Gerbang Tol Pasteur, volume kendaraan yang meninggalkan Bandung menuju Jakarta tercatat 34.393 unit atau meningkat 24,83 persen. Adapun kendaraan yang masuk ke Bandung melalui gerbang ini mencapai 33.307 unit atau naik tipis 2,05 persen.
Jasa Marga mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, mulai dari memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, hingga mencukupi bahan bakar dan saldo uang elektronik.
Baca Juga: “One Way” Tol Trans Jawa Disesuaikan Saat Arus Balik Lebaran 2026
Selain itu, pengguna jalan juga diingatkan untuk menggunakan satu kartu elektronik yang sama saat bertransaksi di jalan tol dengan sistem tertutup, seperti ruas Tol Cipularang, Padaleunyi, dan JORR II, guna menghindari kendala saat proses transaksi di gerbang tol. (CHI)































