Home Berita Proyek Jalan Tol Serpong-Balaraja Hampir Rampung, Dioperasikan Kuartal III-2024

Proyek Jalan Tol Serpong-Balaraja Hampir Rampung, Dioperasikan Kuartal III-2024

Share

JAKARTA, LINTAS – Proyek pembangunan infrastruktur Jalan Tol Serpong – Balaraja yang merupakan bagian dari salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) saat ini telah mencapai tahap akhir.

Menurut Kepala Bada Pengatur Jalan Tol (BPJT), Miftachul Munir, saat ini tengah dilakukan penyelesaian konstruksi Jalan Tol Serpong – Balaraja Seksi 1B CBD – Legok sepanjang 5,40 Km dengan progres telah mencapai tahap akhir penyelesaian yakni 94,44 persen.

“Proyek jalan tol ini ditargetkan selesai konstruksi dan dapat dioperasikan pada Kuartal 3 tahun 2024,” kata Miftachul, dikutip dari web BPJT, Minggu (16/6/2024) .

Jalan Tol Serpong – Balaraja merupakan proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Trans Bumi Serbaraja

Sebelumnya pada tahun 2022 lalu, Jalan Tol Serpong – Balaraja Seksi 1A BSD – CBD sepanjang 5,15 Km telah diresmikan dan beroperasi.

Kemudian untuk Seksi 2 Legok – Pasir Barat sepanjang 11,54 Km dan Seksi 3 Pasir Barat – Balaraja sepanjang 18,57 Km masih dalam tahap persiapan.

Jalan Tol Serpong – Balaraja juga akan terkoneksi dengan sejumlah Jalan Tol lainnya, yakni Jalan Tol Serpong – Ulujami yang juga terkoneksi dengan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) 1 dan JORR 2.

“Jalan tol ini juga akan memberikan peran penting dalam peningkatan akses konektivitas dan peningkatan perekonomian bagi masyarakat Banten, Jakarta, dan sekitarnya yang semakin lancer,” tutur Miftachul.

Menjadi Jalur Alternatif

Melalui kehadiran Jalan Tol Serpong – Balaraja yang melintasi wilayah Tangerang dan Banten, nantinya akan menjadi jalur alternatif bagi kelancaran pendistribusian pasokan komoditas serta peningkatan perekonomian masyarakat yang berpotensi semakin berkembang.

Jalan Tol ini diharapkan juga semakin mendukung konektivitas dalam pengembangan layanan logistik sekitar wilayah kawasan Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Banten.

JAKARTA, LINTAS – Proyek pembangunan infrastruktur Jalan Tol Serpong – Balaraja yang merupakan bagian dari salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) saat ini telah mencapai tahap akhir.

Menurut Kepala Bada Pengatur Jalan Tol (BPJT), Miftachul Munir, saat ini tengah dilakukan penyelesaian konstruksi Jalan Tol Serpong – Balaraja Seksi 1B CBD – Legok sepanjang 5,40 Km dengan progres telah mencapai tahap akhir penyelesaian yakni 94,44 persen.

“Proyek jalan tol ini ditargetkan selesai konstruksi dan dapat dioperasikan pada Kuartal 3 tahun 2024,” kata Miftachul, dikutip dari web BPJT, Minggu (16/6/2024) .

Jalan Tol Serpong – Balaraja merupakan proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Trans Bumi Serbaraja

Sebelumnya pada tahun 2022 lalu, Jalan Tol Serpong – Balaraja Seksi 1A BSD – CBD sepanjang 5,15 Km telah diresmikan dan beroperasi.

Kemudian untuk Seksi 2 Legok – Pasir Barat sepanjang 11,54 Km dan Seksi 3 Pasir Barat – Balaraja sepanjang 18,57 Km masih dalam tahap persiapan.

Jalan Tol Serpong – Balaraja juga akan terkoneksi dengan sejumlah Jalan Tol lainnya, yakni Jalan Tol Serpong – Ulujami yang juga terkoneksi dengan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) 1 dan JORR 2.

“Jalan tol ini juga akan memberikan peran penting dalam peningkatan akses konektivitas dan peningkatan perekonomian bagi masyarakat Banten, Jakarta, dan sekitarnya yang semakin lancer,” tutur Miftachul.

Melalui kehadiran Jalan Tol Serpong – Balaraja yang melintasi wilayah Tangerang dan Banten, nantinya akan menjadi jalur alternatif bagi kelancaran pendistribusian pasokan komoditas serta peningkatan perekonomian masyarakat yang berpotensi semakin berkembang.

Jalan Tol ini diharapkan juga semakin mendukung konektivitas dalam pengembangan layanan logistik sekitar wilayah kawasan Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Banten. (CHI)

Baca Juga: Bandara Douw Aturure Papua Tengah akan Diperbesar

Oleh:

Share