CIPAYUNG, LINTAS – Pascarevitalisasi Taman Mini Indonesia Indah (TMII), pengunjung dengan kendaraan BBM fosil tidak boleh lagi berkeliling di ikon wisata Indonesia yang berlokasi di Cipayung, Jakarta Timur, itu. Pengunjung dengan kendaraan BBM fosil wajib memarkir kendaraannya di tempat parkir yang sudah disediakan. Untuk itu, pengelola menyediakan angkutan listrik antar-jemput gratis bagi pengunjung.
“Untuk menciptakan lingkungan nyaman, bebas dari polusi dan kemacetan, kendaraan BBM bensin atau solar tidak diperkenankan masuk TMII. Kalau mobil pribadi listrik, boleh berkeliling,” kata Ace (41), pengemudi angkutan listrik antar-jemput, kepada Lintas, Senin (25/9/2023).
Kendaraan pribadi nonlistrik, kata Ace, yang oleh alasan tertentu harus masuk, misalnya pengelola anjungan bawa barang, terlebih dahulu wajib mendapatkan izin dari pos petugas keamanan TMII.
Kebijakan larangan bagi kendaraan berbahan bakar fosil ini diikuti dengan penyediaan angkutan gratis oleh manajemen TMII.
Pantauan Lintas, kendaraan terbuka berbahan bakar listrik tersebut bisa membawa pengunjung sebanyak 16 orang. Angkutan dengan mesin buatan China dengan karoseri lokal tersebut, menurut Ace, berhenti di setiap halte yang disediakan dengan interval kedatangan sekitar 5 menit.
“Armada angkutan antar-jemput ini kini berjumlah 30 unit yang beroperasi di rute selatan dan utara. Headway-nya 5 menit,” kata Ace, yang melayani rute di jalur utara.
Baca Juga: Pemda Aceh Maksimalkan Potensi Promosi lewat Anjungan di TMII

Hal yang sama juga disampaikan Mulyadi, pengemudi angkutan antar-jemput jalur selatan. “Masyarakat boleh berhenti di mana saja di jalur yang dilewati. Begitu juga pengunjung yang mau naik tinggal menunggu kedatangan shuttle yang lewat,” ujar Mulyadi.
Rute jalur utara tersebut meliputi Gerbang TIC-Halte Anjungan Aceh-Halte Anjungan Kalimantan Barat-Halte Anjungan Terpadu-Taman Burung-Komunitas Center-Halte Skyworld -Museum Penerangan-Halte Anjungan Jambi.
Sementara di jalur selatan melalui Gerbang TIC-Halte Anjungan Jawa Timur-Halte Anjungan Sulawesi Tenggara-Taman Burung Halte PP IPTEK dan Museum Migas-Halte Museum Perangko-Halte Museum Transportasi-Halte Fresh Water Aquarium-Taman Legenda Keong Emas.

Harga Tiket
Pengelola TMII juga menyediakan penyewaan kendaraan listrik mirip mobil golf dengan kapasitas 3 orang dengan tarif Rp 400.000 per jam. Sementara mobil berkapasitas 6 orang bertarif Rp 500.000 per jam. Juga tersedia penyewaan skuter lengkap dengan helm, dengan tarif Rp 80.000 per jam.
Sementara itu, untuk masuk ke dalam TMII yang sudah mulai buka pada pukul 06.00, pengujung bisa membeli tike melalui website TMII. Bahkan, jika rombongan banyak, pintu 3 sudah dibuka pada pukul 05.00.
Lidya, anggota staf main gate, mengatakan, untuk pengunjung mulai dari usia 2 tahun tiketnya Rp 25.000, mobil Rp 35.000, sepeda motor Rp 15.000, sepeda Rp 10.000, dan bus/truk Rp 60.000.
“Tiket bisa dibeli di website TMII.com dan atau bayar onsite secara cashless. Sekarang sudah tidak bayar pakai uang tunai lagi,” kata Lidya yang terus berjaga di pintu gerbang masuk sambil memegang mesin pembayaran digital.
Diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi, Jumat (1/9/2023), saat meresmikan TMII mengatakan, revitalisasi TMII dilakukan oleh Kementerian PUPR sejak Januari 2022. Telah selesai dengan biaya APBN sebesar Rp 1,07 triliun, ditambah Rp 200 miliar bersumber dari PT iJourney. Konsep revitalisasi TMII telah dikembalikan seperti masterplan awal yakni mengusung konsep kawasan hijau dengan 70 persen ruang terbuka hijau dan 30 persen bangunan.
“Dengan mengusung konsep inklusif, culture, dan smart, saya yakin dengan wajah baru, TMII ini akan menjadi ikon besar pariwisata di Jakarta dan tentu juga menjadi kebanggaan Indonesia,” kata Presiden Jokowi. (HRZ/PAH/ROY/NOV)
Baca Juga: Presiden Jokowi: TMII Wajah Baru Jadi Kebanggaan Indonesia

























