GUNUNGSITOLI, LINTAS – Pemerintah Kota Gunungsitoli meminta Kementerian Perhubungan bisa melakukan perpanjangan landasan pacu Bandara Binaka pada tahun anggaran 2025. Pembebasan lahan sudah dilakukan Pemkot Gunungsitoli sejak 2022 dan 2023. Bahkan, tahun 2024 Pemkot menyediakan anggaran sebesar Rp 2 miliar.
Demikikan disampaikan oleh Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli kepada Majalahlintas.com, Rabu (15/5/2024), di Kota Gunungsitoli.
“Sejak 2022 pembebasan lahan sudah kami mulai. Pada tahun 2024 ini kami siapkan anggaran untuk pembebasan lahan sebesar Rp 2 miliar. Kini sedang dalam proses pembebasan. Kami berharap, pada tahun 2025, Kementerian Perhubungan sudah bisa melakukan pekerjaan perpanjangan landasan pacu Bandara Binaka Gunungsitoli,” kata Sowa’a.

Saat ini, Bandara Binaka Gunungsitoli memiliki landasan pacu sepanjang 2.250 meter. Menurut rencana akan diperpanjang menjadi 2.500 meter.
“Pembebasan lahan dilakukan bertahap karena menyesuaikan kemampuan anggaran kami. Semangatnya adalah kami ingin Bandara Binaka Gunungsitoli statusnya bisa meningkat menjadi bandara internasional,” ujar Sowa’a.
Majukan Pariwisata
Seperti diberitakan Majalahlintas.com (Rabu, 15/5/2024), saat ini Kementerian Perhubungan sedang melakukan pelebaran landasan pacu dari 30 meter menjadi 45 meter.
Bandara Binaka Gunungsitoli, menurut Sowa’a, harus bisa didarati oleh pesawat berbadan besar. Dengan begitu, pesawat dari luar negeri atau dari Jakarta dan Bali bisa melakukan penerbangan langsung.
“Artinya, pariwisata di Pulau Nias yang menjadi andalan daerah ini bisa makin berkembang. Ambil contoh bandara di Banyuwangi dan Silangit yang bisa didarati pesawat besar, pertumbuhan pariwisatanya terus meningkat hingga 300 persen,” kata Sowa’a. (HRZ/FDH)
Baca Juga: Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli: Bandara Binaka Siap Didarati Pesawat Berbadan Besar























