Probolinggo, Lintas — Pembangunan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi hingga kini masih sesuai target.
Pembangunan sebagian jalan tol ini ditargetkan rampung Agustus tahun depan.
Hal ini terungkap dalam laporan tertulis PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB), Kamis (27/7/2023).
PT JPB adalah kelompok usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang mengelola Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi.

2 Tahap
Pembangunan Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi terdiri dari dua tahap.
Tahap I menghubungkan Probolinggo hingga Besuki sepanjang 49,68 kilometer.
Tahap II menghubungkan Besuki hingga Banyuwangi sepanjang 125,72 kilometer.
Dalam kunjungan kerja Komisaris dan Direksi Jasa Marga, Sabtu (22/7/2023), Direktur Utama PT JPB Adi Prasetyanto memaparkan, pembangunan Tahap I terbagi atas tiga paket pekerjaan konstruksi.
Baca juga: Jagorawi Jalan Tol Pertama, di Manakah Tol Kedua di Indonesia?
Hingga pertengahan Juli 2023, pembebasan lahan untuk Paket 1 Gending hingga Kraksaan (12,88 kilometer) adalah sebesar 92,57 persen.
Lalu, Paket 2 Kraksaan sampai Paiton (11,20 kilometer) sebesar 82,77 persen.
Terakhir, Paket 3 Paiton hingga Besuki (25,60 kilometer) sebesar 84,44 persen.
Selesai Agustus 2024
“Progres konstruksi pun telah kami mulai sejak Februari 2023 lalu yang saat ini berjalan sesuai dengan jadwal pekerjaan yang telah disepakati,” ujar Adi.
“Secara keseluruhan, progres konstruksi Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi Tahap I Probolinggo-Besuki saat ini sebesar 2,53 persen,” lanjutnya.
Adi menambahkan, jika pembebasan lahan sesuai dengan target, maka pengerjaan kontruksi untuk Tahap I hingga Paiton ditargetkan dapat selesai pada Agustus 2024.
Pembangunan Tol Probolinggo-Banyuwangi Tahap I Probolinggo-Besuki nantinya akan memiliki tiga Gerbang Tol (GT). Ketiganya adalah GT Kraksaan, GT Paiton, dan GT Besuki.
Jalan tol ini juga akan memiliki tiga simpang susun, yaitu Simpang Susun (SS) Kraksaan, SS Paiton, dan SS Besuki.
Tambah pula, dua rest area akan dibangun yang terletak di Sta 33+65 di kedua arah, Probolinggo maupun Besuki. (BAS)
Baca Juga: Menteri PUPR Minta Dispensasi ke Menko Perekonomian soal 3 Jalan Tol, Apa Saja?

























