Home Berita Pembangunan Infrastruktur di Pulau 3T Kepulauan Mentawai Terus Dipercepat

Pembangunan Infrastruktur di Pulau 3T Kepulauan Mentawai Terus Dipercepat

Share

Padang, Lintas – Komitmen Pemerintah dalam mendukung pembangunan infrastruktur di daerah terdepan, terluar dan tertinggal (3T) terus dipercepat, salah satunya di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian mengatakan bentuk dukungan itu yakni infrastruktur jalan pada 18 Pulau 3T

Hal ini tidak serta merta dilakukan dalam bentuk jalan lingkar pulau/transpulau, melainkan dengan melalui jalan akses.

Ruas jalan nasional Pulau Sipora, Kepulauan Mentawai. (Foto: BPJN Sumbar)

Sesuai dengan Perpres nomor 18 Tahun 2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024 menetapkan terdapat 18 pulau 3T.

“Dari 18 Pulau 3T, terdapat 16 pulau yang telah didukung oleh jaringan jalan nasional eksisting dan dua pulau (Pulau Enggano dan Pulau Kei Besar/Pulau Nuhu Yut) belum dilalui jalan nasional,” kata Hedy.

Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Sumatera Barat telah memprogramkan salah satu pulau 3T yaitu Kepulauan Mentawai.

BPJN Sumbar sedang melaksanakan empat paket pekerjaan di Kepulauan Mentawai, yaitu tiga paket di Pulau Sipora dan satu paket di Pulau Siberut.

Target di Kepulauan Mentawai hingga 2024 yakni pembangunan bertahap untuk menghubungkan Muara Siberut dengan KSPN Siberut, dan Pelabuhan Sikabaluan (lintas timur Pulau Siberut) sepanjang 23,09 km.

Harapan Masyarakat

Pembangunan jalan memang jadi impian besar masyarakat di Kepulauan Mentawai.

BPJN Sumbar berharap dengan selesainya pembangunan jalan tersebut dapat membuka keterisolasian wilayah di Kepulauan Mentawai serta memperlancar arus transportasi barang dan orang.

Salah satu pantai di Kepualuan Mentawai. (Foto: Yamesri).

“Selama ini warga di Mentawai hanya mengandalkan transportasi laut, terutama dalam pengiriman hasil bumi, seperti hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan,” ujar Kepala BPJN Sumbar Thabrani, ST, MT.

Terbukanya konektivitas di Kepulauan Mentawai bisa membuat roda perekonomian semakin cepat.

“Seperti yang kita ketahui, Kepulauan Mentawai merupakan salah satu pulau tujuan wisata, sehingga selesainya pembangunan infrastruktur jalan dapat mendorong pertumbuhan industri pariwisata, kuliner, dan memperlancar akses menuju sejumlah pusat pariwisata di kepulauan tersebut,” tutur Thabrani. (PAH/SAL/EDW)

Share