Home Fitur Panjang Lintasan LRT Jabodebek, Rangkaian, dan Jumlah Penumpang

Panjang Lintasan LRT Jabodebek, Rangkaian, dan Jumlah Penumpang

Share

Berapakah panjang lintasan LRT Jabodebek, rangkaian dan jumlah penumpang yang bisa diangkut jika nanti sudah beroperasi?

Lintas Rel Terpadu Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi atau LRT Jabodebek masih dalam tahap uji coba sebelum beroperasi resmi, kemungkinan 26 Agustus 2023.

Sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 98 Tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Kereta Api Ringan/Light Rail Transit Terintegrasi di Wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi, Pemerintah menunjuk Adhi Karya untuk membangun enam rute LRT Jabodebek.

Rute yang sudah jadi ada tiga yakni Cawang-Cibubur/Harjamukti, Cawang-Kuningan-Dukuh Atas, dan Cawang-Bekasi Timur/Jatimulya. Total, panjang lintasan tiga rute ini 44 kilometer (km).

Peta rute LRT Jabodebek. | Dok. KAI
Peta rute LRT Jabodebek. | Dok. KAI

Sedangkan tiga rute lagi yang akan dikerjakan yakni Dukuh Atas-Senayan, Cibubur-Bogor, dan Palmerah-Grogol.

Baca juga: Presiden Jokowi: Insya Allah LRT Jabodebek Beroperasi 26 Agustus

Kereta tanpa masinis ini akan memiliki enam rangkaian atau gerbong. Kapasitas penumpang total yang bisa diangkut LRT Jabodebek sekitar 700 orang.

Bahkan, kapasitas penumpang bisa mencapai 1.300 orang saat jam padat. Jumlah itu termasuk penumpang berdiri di dalam LRT Jabodebek.

“Justru karena sifatnya bukan kereta jarak jauh, maka sebagian besar atau dominan penumpang yang berdiri,” kata General Manager Divisi Perkeretaapian Adhi Karya Isman Widodo dalam wawancara khusus dengan Majalah Lintas.

Kecepatan dan Headway

LRT Jabodebek didesain memiliki kecepatan maksimal 100 km per jam di lintasan lurus.

“Saat beroperasi kecepatan maksimalnya berkurang menjadi 80 km per jam. Untuk di tikungan, tergantung tikungannya,” lanjut Isman.

Salah satu Stasiun LRT Jabodebek. | Foto: Dok. LRT Jabodebek
Salah satu Stasiun LRT Jabodebek. | Foto: Dok. LRT Jabodebek

Sementara itu, jarak antara satu LRT dengan berikutnya (interval atau headway) yakni enam menit.

Hal itu berlaku dari Stasiun Cawang-Cibubur/Harjamukti dan Cawang-Bekasi Timur/Jatimulya.

Headway ini lebih cepat, hanya tiga menit jika penumpang naik dari Stasiun Cawang ke Dukuh Atas atau sebaliknya. (PAH/EDW)

Baca Juga: Adhi Karya Perancang Sistem Integrasi dan Teknologi Konstruksi Terbaru LRT Jabodebek

Share