Home Berita Menteri PUPR: Pembangunan Infrastruktur Fondasi Menuju Indonesia Maju

Menteri PUPR: Pembangunan Infrastruktur Fondasi Menuju Indonesia Maju

Share

JAKARTA, LINTAS — Berdasarkan laporan Institute for Management Development, daya saing Indonesia pada 2022 naik dari peringkat ke-44 menjadi ke-34. Ini merupakan kenaikan tertinggi di dunia. Karena itu, Kementerian PUPR mendapatkan banyak apresiasi atas berbagai hasil pembangunan infrastruktur dasar yang telah dicapai.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menekankan, pembangunan infrastruktur yang dipercayakan kepada Kementerian PUPR adalah amanah guna meletakkan fondasi menuju Indonesia maju pada tahun emas, 2045.

Hal itu disinggung oleh Basuki saat bertindak sebagai Inspektur Upacara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-78 Republik Indonesia, di Lapangan Sapta Taruna, Kementerian PUPR, Rabu (17/8/2023).

“Sebagai contoh, 1.809 km jalan tol sudah beroperasi periode 2015-2022. Hingga akhir tahun 2023, target tambahan 440 km jalan tol beroperasi, di mana hingga Agustus 2023 sudah tercapai 233 km. Capaian pembangunan sebanyak 36 bendungan sudah selesai pada tahun 2015-2022. Pada 2023 akan diresmikan 10 bendungan. Pada 2024 diresmikan 15 bendungan. Lebih dari 1 juta rumah telah dibangun setiap tahun. Air minum, sanitasi, persampahan, dan KOTAKU,” kata Basuki dikutip dari rilis pers yang diterima Lintas, Kamis (18/8/2023).

Pembangunan IKN

Dalam kesempatan itu, Basuki mengingatkan kembali pelaksanaan pembangunan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan infrastruktur dasar di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara pada 2023 dan 2024. Ia minta agar memperhatikan tiga hal, yakni kualitas tetap dipertahankan, efisiensi belanja, dan estetika lebih diutamakan. Ditambah dengan kecepatan pembangunan infrastruktur untuk memenuhi target waktu.

Pembangunan infrastruktur akses ke IKN Nusantara. | Dok KemenPUPR

“Saya meminta agar kita dapat fokus menyelesaikan tugas mulia ini dengan perencanaan yang terintegrasi. Dengan pelaksanaan dan pengawasan yang ketat sehingga menghasilkan infrastruktur dan bangunan yang berkualitas. Serta dengan tetap menjaga keharmonisan dengan lingkungan dan alamnya,” ujarnya.

Selain itu, pada 2023, Kementerian PUPR juga mendapat tugas menyiapkan infrastruktur pendukung Presidensi Indonesia pada event internasional ASEAN Summit. Kemudian Renovasi Sarana dan Prasarana Olahraga untuk mendukung penyelenggaraan Piala Dunia U-17, Inpres Jalan Daerah, serta rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Adapun pada Nota Keuangan dan RAPBN 2024, Kementerian PUPR memperoleh amanah untuk menyelesaikan tugas-tugas pembangunan infrastruktur dengan alokasi anggaran sebesar Rp 146,98 triliun. Itu belum termasuk untuk Inpres Jalan Daerah sebesar Rp 15 triliun dan Dukungan Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua sebesar Rp 11 triliun.

Upacara tersebut dihadiri oleh para Pejabat Tinggi Madya dan Pratama di Lingkungan Kementerian PUPR serta perwakilan insan PUPR dari setiap unit organisasi.

Selaras dengan tema Peringatan HUT ke-78 RI dengan tema “Terus Melaju untuk Indonesia Maju”, Basuki menegaskan, Kementerian PUPR telah memulai fondasi untuk menggapai tujuan tersebut melalui pembangunan berbagai infrastruktur konektivitas, ketahanan pangan, dan infrastruktur permukiman yang pada akhirnya meningkatkan daya saing bangsa.

Upacara juga diselenggarakan di seluruh Balai Pelaksana Kementerian PUPR yang berada di seluruh Indonesia. Para  petugas dan peserta upacara juga menggunakan pakaian adat sebagai simbol persatuan dan kesatuan bangsa. (HRZ)

Oleh:

Share

Foto Pilihan Lainnya