Di bawah langit cerah Jakarta pada Minggu pagi, 10 Agustus 2025, derap langkah para veteran menggema di kawasan Monumen Nasional (Monas). Pakaian seragam lengkap, topi baret, dan dada penuh medali menjadi saksi bisu perjalanan panjang mereka dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Hari itu, bertepatan dengan Hari Veteran Nasional (Harvetnas), PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengajak para pejuang yang tergabung dalam Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) untuk berkeliling ibu kota. Sebuah perjalanan bukan sekadar hiburan, tetapi bentuk penghormatan atas pengorbanan yang telah mereka torehkan puluhan tahun lalu.
Dari Monas Menuju Bundaran HI
Acara dimulai dengan kirab veteran dari Monas menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI). Wajah-wajah yang mulai dimakan usia itu tetap memancarkan kebanggaan. Sepanjang perjalanan, masyarakat yang melintas memberi hormat, tak sedikit yang mengabadikan momen langka ini.
Di Bundaran HI, suasana berubah menjadi penuh emosi ketika teatrikal perjuangan kemerdekaan dipentaskan. Adegan demi adegan menghidupkan kembali cerita tentang keberanian, pengorbanan, dan persatuan. Beberapa veteran tampak menyeka mata, mengingat masa-masa sulit yang pernah mereka lalui demi berkibarnya Sang Saka Merah Putih.
Mengelilingi Jakarta dengan Armada Khusus
Usai teatrikal, rombongan veteran diajak menaiki 10 unit bus low entry Transjakarta. Armada ini disiapkan khusus untuk kenyamanan para veteran, lengkap dengan akses yang ramah bagi usia lanjut.

Perjalanan dimulai dari Bundaran HI menuju kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), melewati jalan-jalan besar yang kini berdiri bangunan modern — gambaran nyata kemajuan kota yang dahulu mereka perjuangkan.
Bagi sebagian veteran, pemandangan ini adalah kali pertama mereka melihat langsung wajah baru Jakarta. Gedung-gedung tinggi, jalur transportasi terintegrasi, dan ruang terbuka hijau menjadi bukti bahwa cita-cita kemerdekaan yang mereka jaga kini terwujud dalam bentuk kemajuan peradaban.
Penghormatan yang Tidak Berhenti di Hari Perayaan
Direktur Operasional dan Keselamatan Transjakarta, Daud Joseph, hadir mendampingi perjalanan ini. Sementara itu, Ayu Wardhani, Kepala Departemen Humas & CSR Transjakarta, menyampaikan rasa bangga perusahaan bisa kembali berpartisipasi dalam peringatan Harvetnas.
“Kami sangat senang dan bangga mengajak para veteran berkeliling kota, melihat hasil perjuangan dan kemajuan Jakarta yang telah mereka cita-citakan sejak dulu,” ujarnya penuh semangat.
Baca Juga: Pemerintah Tetapkan 40 Bandar Udara Baru Berstatus Internasional, Cek Daftarnya
Penghormatan ini juga diwujudkan dalam kebijakan Kartu Layanan Gratis (KLG) yang dikelola Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Para veteran masuk dalam 15 golongan penerima manfaat kartu ini, yang memungkinkan mereka menggunakan transportasi publik di bawah pengelolaan Pemprov DKI secara gratis setiap hari.
“Harapannya, kita dapat mempertahankan semangat perjuangan para pahlawan dan memajukan negeri melalui langkah kecil, salah satunya dengan menggunakan transportasi publik,” tambah Ayu.

Lebih dari Sekadar Perjalanan
Bagi para veteran, perjalanan keliling Jakarta ini adalah kesempatan untuk menyusuri kembali jalan-jalan yang dulu pernah mereka lalui di masa perjuangan, kini dalam suasana damai. Bagi generasi muda yang melihatnya, ini adalah pengingat bahwa kemerdekaan tidak datang begitu saja.
Bus Transjakarta yang melaju hari itu bukan hanya mengangkut penumpang, tetapi juga membawa kenangan, rasa hormat, dan doa agar semangat juang para pahlawan terus menginspirasi perjalanan bangsa.































