JAKARTA, LINTAS – Kapal pengangkut kendaraan (Pure Car Carrier) MV Blanco Ace mencatat sejarah baru di Pelabuhan Patimban, Subang, Jawa Barat. Kapal dengan kapasitas angkut hingga 5.906 unit kendaraan tersebut menjadi kapal kendaraan terbesar yang pernah melakukan uji sandar di pelabuhan tersebut, Selasa (18/8/2026).
MV Blanco Ace berbendera Panama memiliki panjang keseluruhan atau Length Overall (LOA) 199,96 meter dengan tonase kotor sekitar 72.700 Gross Tonnage (GT). Kapal tiba di Pelabuhan Patimban dari Pelabuhan Hambantota sekitar pukul 07.00 WIB dan mulai melakukan proses sandar sekitar pukul 09.00 WIB.
Kepala KSOP Kelas II Patimban, Mohd Arief Agustian, mengatakan uji coba menggunakan kapal berkapasitas hampir 6.000 kendaraan tersebut memberikan gambaran langsung mengenai kemampuan fasilitas hasil pembangunan Paket 5.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian uji coba sandar/lepas dan olah gerak MV Blanco Ace dapat dilaksanakan dengan aman dan lancar. Kapal dengan kapasitas hampir 6.000 kendaraan ini menjadi kapal kendaraan terbesar yang sejauh ini pernah sandar di Pelabuhan Patimban,” kata Arief dalam keterangannya.
Selama berada di Pelabuhan Patimban, MV Blanco Ace membongkar 1.101 unit kendaraan truk. Kapal tersebut dijadwalkan bertolak pada 19 Agustus 2026 untuk melanjutkan pelayaran menuju Singapura.
Kedatangan MV Blanco Ace sekaligus dimanfaatkan untuk menguji kemampuan Dermaga Kendaraan Paket 5 atau Car Terminal Construction dalam melayani kapal berukuran besar. Uji coba mencakup proses olah gerak, sandar, dan lepas sandar kapal sebagai bagian dari tahapan pemenuhan persyaratan sebelum dermaga dapat dioperasikan.

Dari hasil uji coba, MV Blanco Ace dapat melakukan olah gerak menuju Dermaga Kendaraan Paket 5 dan merapat pada posisi yang telah direncanakan. Fasilitas dermaga, termasuk fender dan bollard, juga berfungsi dengan baik.
Setelah seluruh rangkaian selesai, kondisi dermaga tetap baik. Pemeriksaan secara visual tidak menemukan indikasi kerusakan maupun deformasi pada fasilitas yang digunakan selama pelaksanaan uji coba.
Dermaga Siap Layani Kapal Kendaraan Besar
Dermaga Kendaraan Paket 5 merupakan dermaga tipe wharf/quay dengan panjang 381,4 meter dan lebar 33 meter. Dermaga memiliki kedalaman kolam -14 meter LWS dan dirancang untuk melayani kapal pengangkut kendaraan atau Pure Car Carrier.
Fasilitas tersebut antara lain dilengkapi fender tipe SPC 1000H serta bollard dengan kapasitas 1.000 kN. Infrastruktur ini menjadi bagian dari pengembangan Pelabuhan Patimban melalui Patimban Port Development Project yang dilaksanakan Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan.
Arief menegaskan, keberhasilan uji sandar belum berarti dermaga langsung beroperasi penuh. Setelah pekerjaan fisik Paket 5 selesai, masih terdapat sejumlah tahapan administrasi, pemenuhan persyaratan pengoperasian, serta proses serah terima fasilitas yang harus diselesaikan sesuai kewenangan masing-masing pihak.
“Penyelesaian pekerjaan fisik bukan merupakan akhir dari keseluruhan proses. Masih terdapat rangkaian pemenuhan persyaratan pengoperasian, penyelesaian administrasi, dan proses serah terima yang perlu dilaksanakan,” katanya.
Menurut dia, uji coba tersebut menjadi salah satu tahapan penting sebelum fasilitas dimanfaatkan untuk mendukung penyelenggaraan Terminal Kendaraan Pelabuhan Patimban.
Dalam skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), fasilitas hasil pembangunan Paket 5 selanjutnya dipersiapkan untuk proses serah terima kepada PT Pelabuhan Patimban Internasional (PPI) selaku Badan Usaha Pelaksana KPBU Pelabuhan Patimban. Setelah proses tersebut rampung sesuai ketentuan, fasilitas akan dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan terminal kendaraan.


Perkuat Kapasitas Pelayanan Patimban
Arief mengatakan, penambahan fasilitas terminal kendaraan melalui Paket 5 menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan Pelabuhan Patimban.
Menurutnya, pengembangan tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kemampuan pelabuhan dalam menghadapi pertumbuhan aktivitas kapal dan arus kendaraan.
“Yang dibangun bukan hanya infrastrukturnya, tetapi juga kapasitas pelayanan Pelabuhan Patimban untuk jangka panjang. Keberhasilan uji sandar hari ini memberikan gambaran potensi pemanfaatan fasilitas Paket 5 dalam mendukung peningkatan pelayanan terminal kendaraan ke depan,” ujar Arief.
Ia menambahkan, seluruh tahapan pengoperasian fasilitas tetap dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan aspek keselamatan dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku. (CHI)
Baca Juga: Arus Balik Libur HUT ke-81 RI, Penumpang Kereta Jarak Jauh Daop 1 Jakarta Tembus 385 Ribu












