JAKARTA, LINTAS – Menghadapi masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), KAI Commuter akan mengoperasikan sebanyak 1.296 perjalanan Commuter Line atau KRL setiap harinya selama masa angkutan Nataru.
Direktur Utama KAI Commuter, Mochamad Purnomosidi, mengatakan perusahaan telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna memastikan kelancaran operasional Commuter Line selama periode libur akhir tahun.
“Persiapan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kesiapan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, hingga aspek pendukung keselamatan dan pelayanan pengguna,” kata Purnomosidi saat jumpa pers, Jumat (19/12/2025) di Jakarta.
Ia menjelaskan jumlah perjalanan tersebut meliputi 1.065 perjalanan Commuter Line Jabodetabek, 70 perjalanan Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta (Basoetta), dan 14 perjalanan Commuter Line Merak.
Sementara di luar Jabodetabek, KAI Commuter mengoperasikan 58 perjalanan di Wilayah Bandung, 41 perjalanan di Wilayah Yogyakarta, serta 50 perjalanan di Wilayah Surabaya.
Dari sisi volume penumpang, KAI Commuter memproyeksikan sebanyak 19.992.550 pengguna akan menggunakan layanan Commuter Line selama masa Nataru 2025/2026.
Angka tersebut meningkat sekitar 3 persen dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya yang mencapai lebih dari 19,4 juta pengguna. Khusus wilayah Jabodetabek, jumlah pengguna diperkirakan mencapai lebih dari 16,9 juta orang.

Siagakan 6.037 Petugas
Untuk mendukung kelancaran layanan, KAI Commuter menyiagakan total 6.037 petugas di seluruh wilayah operasional. Jumlah tersebut terdiri atas 4.078 petugas pengamanan, 896 petugas operasional kereta api, 1.336 petugas layanan pengguna, serta 163 petugas kesehatan.
Selain itu, guna menjaga keandalan sarana Commuter Line Jabodetabek, KAI Commuter juga menyiagakan petugas troubleshooting atau teknisi di seluruh lintas. Petugas ini bertugas melakukan pemeriksaan serta penanganan awal apabila terjadi kendala teknis pada rangkaian kereta saat beroperasi.
Dari sisi fasilitas layanan, KAI Commuter menambah sejumlah sarana pendukung, seperti tenda untuk area tunggu penumpang, water station atau fasilitas air minum gratis, serta toilet portabel di sejumlah stasiun. Untuk memeriahkan suasana Natal dan Tahun Baru, beberapa stasiun juga akan dihias dengan ornamen tematik Natal.
Operasional Jabodetabek, Basoetta, dan Merak
Pada kesempatan yang sama, VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyampaikan bahwa selama masa Angkutan Nataru, layanan Commuter Line Jabodetabek tetap beroperasi normal mulai pukul 04.00 WIB hingga 01.15 WIB.
“Kami memproyeksikan jumlah pengguna Commuter Line Jabodetabek selama Nataru mencapai 16.900.110 orang, meningkat sekitar 3 persen dibandingkan periode Nataru tahun lalu yang tercatat sebanyak 16.414.378 pengguna,” ujar Karina.
Sementara itu, pengguna Commuter Line Merak dan Commuter Line Basoetta masing-masing diproyeksikan mencapai 269.325 orang dan 106.614 orang, atau meningkat sekitar 2 persen dibandingkan periode Nataru sebelumnya. Jam operasional kedua layanan tersebut tetap sama seperti hari normal dan dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI dan C-Access.
Kereta Khusus Petani dan Pedagang
Karina juga memastikan layanan kereta untuk petani dan pedagang tetap beroperasi selama masa Nataru. “Kereta khusus petani dan pedagang tetap dioperasikan dengan 14 perjalanan per hari menggunakan satu rangkaian yang terintegrasi dengan Commuter Line Merak,” jelasnya.

KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna untuk selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan, serta mengikuti arahan petugas selama berada di stasiun maupun di dalam kereta. Pengguna yang membawa anak-anak diminta untuk memastikan anak selalu dalam pengawasan orang tua atau pendamping.
“Kami juga mengharapkan pengguna umum tetap memprioritaskan ibu hamil, lansia, dan penyandang disabilitas selama menggunakan layanan Commuter Line,” tutup Karina.
Informasi terkini terkait layanan Commuter Line selama masa Angkutan Nataru 2025–2026 dapat diperoleh melalui akun media sosial resmi KAI Commuter @commuterline serta layanan call center 121. (CHI)
Baca Juga: Kementerian PU Pastikan Jalan Nasional dan Jalan Tol Siap Hadapi Nataru 2025/2026





