Home Berita Jembatan Permanen Salah Sirong Mulai Dibangun

Jembatan Permanen Salah Sirong Mulai Dibangun

Share

JAKARTA, LINTAS — Pemerintah memulai tahap awal pembangunan jembatan permanen di Desa Salah Sirong, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Aceh. Infrastruktur ini disiapkan untuk memperkuat konektivitas warga sekaligus menggantikan penanganan darurat yang sebelumnya digunakan.

Kementerian Pekerjaan Umum memulai pekerjaan dengan penyelidikan tanah melalui kegiatan bor log di tiga lokasi. Tahap ini menjadi dasar untuk memastikan kondisi tanah sebelum konstruksi utama dimulai.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, dalam keterangan tertulis, mengatakan, pembangunan jembatan telah memasuki tahap awal persiapan teknis.

“Pekerjaan konstruksi sudah mulai dilaksanakan dengan kegiatan bor log di tiga titik sebagai bagian dari tahapan awal pembangunan. Ini dilakukan untuk memastikan kondisi tanah dan kesiapan teknis sebelum konstruksi utama dimulai,” kata Dody.

Jembatan permanen yang akan dibangun menggunakan struktur rangka baja tipe B dengan bentang sekitar 80 meter. Desain ini dipilih karena dinilai lebih kuat dan efektif untuk mempercepat pemulihan akses transportasi masyarakat.

Dimulai April

Selain itu, struktur rangka baja dinilai memiliki ketahanan yang baik terhadap beban lalu lintas serta kondisi lingkungan setempat.

Saat ini desain teknis jembatan masih dalam tahap finalisasi. Setelah rampung, konstruksi utama direncanakan dimulai pada April 2026.

Pembangunan jembatan permanen ini merupakan kelanjutan dari langkah darurat yang sebelumnya dilakukan pemerintah untuk menjaga akses masyarakat. Kehadiran jembatan baru diharapkan meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.

Pemerintah menargetkan pembangunan jembatan selesai pada Desember 2026. Selama proses konstruksi, aspek keselamatan kerja dan kualitas struktur menjadi perhatian utama.

Melalui proyek ini, pemerintah berupaya memperkuat jaringan infrastruktur di Aceh sekaligus memastikan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik tetap berjalan lancar.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas wilayah dan mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan sesuai agenda Astacita. (HRZ)

Baca Juga: Akses Jalan Terputus di Jeumpa Aceh, Menteri PU Perintahkan Penanganan Darurat

Oleh:

Share