JAKARTA, LINTAS — Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) bersama Dinas Perhubungan Kota Bekasi melakukan pengecekan kesiapan armada program Buy The Service (BTS) di Pool Sinar Jaya Cibitung yang saat ini sudah memasuki proses akhir penyelesaian.
Pengecekan dilakukan dalam rangka persiapan layanan BTS atau BISKITA di Kota Bekasi.
Direktur Angkutan BPTJ Tatan Rustandi menyampaikan pengecekan dilakukan untuk melihat kesiapan armada yang akan dioperasikan awal Maret mendatang.
“Saat ini armada sedang dirapikan, akan dipasangi sticker dan melakukan penyesuaian-penyesuaian. Sinar Jaya sebagai operator akan menyiapkan komponen-komponen yang diperlukan sesuai ketentuan dan SPM,” kata Tatan dalam keterangan Kemenhub, Kamis (15/2/2024).
Nama dan ikon yang akan disematkan pada BTS Bekasi juga akan menunggu persetujuan Pemkot Bekasi.
“Pastinya nama Biskita yang akan tetap kita gunakan, tetapi apakah BISKITA Trans-Bekasi atau Biskita Trans-Patriot menunggu keputusan Pemerintah Kota Bekasi,” tutur Tatan.
Pengoperasian BTS di Kota Bekasi akan diserahkan kepada PT Sinarjaya Megah Langgeng. Bus yang akan disediakan sebanyak 15 armada dengan 14 unit yang akan dioperasionalkan salah satunya ramah difabel dan satu unit cadangan.
Direktur Utama PT Sinarjaya Megah Langgeng Teddy Kurniawan Rusly menyampaikan bahwa kehadiran Sinar Jaya sebagai operator layanan BTS Kota Bekasi merupakan sebuah penghargaan.
“Dengan pengalaman yang dimiliki Sinar Jaya selama kurang lebih 41 tahun. Kami berharap layanan BTS nantinya dapat berjalan dengan lancar tentunya dengan dukungan dari Organda,” kata Teddy.
Ketua Organda Kota Bekasi Indra Hermawan menyatakan bahwa Organda menyambut baik dengan adanya BTS yang sudah lama dinantikan.
“Kami berharap Organda bersama-sama dengan operator dapat berkoordinasi untuk mewujudkan layanan angkutan umum yang lebih baik di Kota Bekasi,” ujar Indra.

Kota Kedua
Sama halnya seperti di Kota Bogor, layanan BTS di Kota Bekasi akan memenuhi standar yang telah ditentukan dan memiliki perangkat IT yang setara.
Perangkat yang akan disiapkan adalah passenger counting, GPS tracking, mobile DVR (perangkat untuk memonitoring dengan kecepatan 2G-4G), kamera surveillance (perangkat untuk merekam).
Baca Juga: BTS Menjawab Kebutuhan Transportasi Publik Perkotaan
CP4 (perangkat untuk memonitoring kendaraan pada dashboard driver dengan menggunakan RFID), dan TOB (perangkat untuk transaksi pembayaran penumpang).
Direncanakan BTS di Kota Bekasi akan melayani dari pukul 05.00-21.00 dengan kecepatan rata-rata 22-25 km per jam dan waktu tunggu 10 menit serta ritase sebanyak 7. Ritase adalah capaian armada dalam pengiriman material dari suatu lokasi ke lokasi lain.
Program BTS di Kota Bekasi merupakan program skema membeli layanan dari pemerintah pusat untuk menyediakan angkutan umum massal. Kota Bekasi merupakan kota kedua setelah Kota Bogor yang akan menyediakan layanan BTS di Bodetabek.
Biskita merupakan singkatan dari Bus Inovatif, Solusi Transportasi Perkotaan Terintegrasi dan Andal.
Diharapkan dengan penyediaan layanan Biskita di Bodetabek dapat memodernisasi dan menyamaratakan angkutan umum massal seperti layaknya di Kota Jakarta. (CHI)
Baca Juga: Kota Depok akan Punya Layanan Bus BTS































