Labuan Bajo – Guna memastikan kesiapan lokasi penyelenggaraan KTT ASEAN, Senin (8/5/2023), Ibu Negara Iriana Joko Widodo berkunjung ke Puncak Waringin. Spouse Program KTT ASEAN diselenggarakan di Puncak Waringin.
Spouse Program adalah kegiatan para istri kepala negara atau kepala pemerintahan dari negara anggota ASEAN yang membahas isu-isu di luar agenda utama pertemuan.
Ikut mendampingi Ibu Negara, Direktur Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Diana Kusumastuti.
Saat kunjungan itu, Ibu Negara disambut dengan tarian Tari Rangkuk Alu, sebuah permainan tradisional khas masyarakat Manggarai. Tampak juga Ibu Negara menanyakan serta mengonfirmasi beberapa hal kepada Diana Kusumastuti.
Mengutip rilis yang diterima Majalahlintas.com, Senin, Diana Kusumastuti berpesan untuk terus memperhatikan kerapihan dan keasrian area Puncak Waringin demi persiapan penyelenggaraan KTT Ke-42 ASEAN.
“Menjelang penyelenggaraan KTT ASEAN, mohon diperhatikan kerapihannya. Kalau ada pohon yang tinggi sehingga menghalangi view, mohon di trimming supaya lebih rapi,” kata Diana Kusumastuti.

Diana juga menambahkan, “Tambahkan juga tanaman di beberapa area seperti photobooth supaya lebih hijau dan lebih bagus dipandang,” tambah Diana.
Lebih Siap
Dengan peninjauan langsung oleh Ibu Negara RI ini, Kementerian PUPR berharap Kawasan Puncak Waringin menjadi lebih siap fungsional dalam mendukung penyelenggaraan KTT Ke-ke-42 ASEAN.
Puncak Waringin telah diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo pada Oktober 2021. Pembangunannya dimaksudkan sebagai creative hub dan pusat suvenir yang mengusung kearifan lokal.
Pekerjaan Puncak Waringin meliputi pembangunan pusat suvenir, rumah tenun, amphitheater, ruang terbuka hijau dan area parkir. Kawasan ini dibangun pada Agustus 2019-Maret 2021 oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian PUPR dengan anggaran sebesar Rp 28,9 miliar. (HRZ)



















