Home Berita Hutama Karya Kantongi Kredit Sindikasi Rp 13,6 Triliun untuk Tol Betung–Jambi

Hutama Karya Kantongi Kredit Sindikasi Rp 13,6 Triliun untuk Tol Betung–Jambi

Share

JAKARTA, LINTAS – PT Hutama Karya (Persero) resmi menandatangani Perjanjian Fasilitas Kredit dari sindikasi perbankan untuk pembiayaan pembangunan ruas Betung (Sp. Sekayu) – Tempino – Jambi. Proyek ini merupakan bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Penandatanganan dilakukan pada Senin (23/2/2026) di Ballroom HK Tower, Jakarta. Langkah ini menjadi strategi penting untuk memperkuat struktur pendanaan agar pembangunan proyek berjalan berkelanjutan sesuai target.

Adapun nilai fasilitas pembiayaan yang diteken mencapai Rp 13,645 miliar atau setara Rp 13,6 triliun. Skema sindikasi ini menunjukkan kuatnya kolaborasi antarlembaga keuangan dalam mendukung proyek infrastruktur strategis nasional yang berdampak luas terhadap konektivitas dan pertumbuhan ekonomi.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menjelaskan bahwa ruas Betung (Sp. Sekayu) – Tempino – Jambi memiliki panjang sekitar 170,73 kilometer.

“Ruas ini merupakan koridor utama JTTS yang menghubungkan Betung di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan hingga Kota Jambi. Kehadirannya akan mengintegrasikan jaringan tol dari selatan hingga utara Sumatera,” kata dia dalam keterangan yang dikutip Selasa (24/2/2026).

PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) menandatangani Perjanjian Fasilitas Kredit dari Sindikasi Perbankan untuk Pembiayaan Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) ruas Betung (Sp. Sekayu) – Tempino – Jambi. Dok/PT Hutama Karya

Pangkas Waktu Tempuh Hingga 59 Persen

Menurut kajian Core Indonesia (2024), keberadaan tol ini diproyeksikan mampu menghemat waktu tempuh hingga 59,05 persen. Efisiensi tersebut diharapkan berdampak pada peningkatan keselamatan, kenyamanan, serta kualitas layanan transportasi bagi masyarakat.

Tak hanya itu, ruas tol ini juga diyakini akan memperlancar distribusi logistik, mempercepat arus barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera Selatan dan Jambi.

Dengan struktur pendanaan yang semakin solid, Hutama Karya optimistis pembangunan dapat berjalan lebih konsisten sehingga manfaat konektivitas dan efisiensi logistik dapat dirasakan secara bertahap.

“Hutama Karya mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kerja sama sindikasi ini. Kami berkomitmen mengelola pendanaan secara prudent, transparan, dan akuntabel, serta memastikan konstruksi mengedepankan mutu dan keselamatan,” tutur Mardiansyah.

Hadir dalam acara tersebut Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Roy Rizali Anwar, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Wilan Oktavian, serta sejumlah pejabat dari Kementerian Keuangan dan Kementerian BUMN.

Selain itu, perwakilan perbankan dan lembaga pembiayaan yang tergabung dalam sindikasi juga hadir, yakni PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Mega Tbk, serta PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero). Dari internal perusahaan, kegiatan ini dihadiri Direktur Utama Hutama Karya Koentjoro beserta jajaran direksi. (CHI)

Baca Juga: Resmi! Kemenhub dan Angkasa Pura Indonesia Perkuat Pengelolaan 10 Bandar Udara

Oleh:

Share