Home Berita Hadapi Lonjakan Mudik, KAI Commuter Tambah Kapasitas hingga 50 Juta Penumpang

Hadapi Lonjakan Mudik, KAI Commuter Tambah Kapasitas hingga 50 Juta Penumpang

Share

JAKARTA, LINTAS – KAI Commuter memastikan kesiapan penuh dalam menghadapi masa Angkutan Lebaran (Angleb) 2026 di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya.

Sebagai penyedia layanan kereta komuter di kawasan perkotaan dan wilayah aglomerasi, KAI Commuter menyiapkan kapasitas angkut hingga lebih dari 50 juta pengguna untuk mendukung mobilitas masyarakat selama periode mudik.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan bahwa perusahaan telah menyiapkan berbagai langkah operasional untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat, baik yang menuju simpul-simpul transportasi untuk mudik maupun perjalanan dalam kota selama libur Lebaran.

“Pada masa Angkutan Lebaran tahun ini, KAI Commuter mengoperasikan sebanyak 1.149 perjalanan kereta setiap hari di wilayah Jabodetabek, Merak, dan sekitarnya termasuk layanan menuju Bandara Soekarno-Hatta,” ujar Karina, Jumat (13/3/2026).

Dengan jumlah perjalanan tersebut, KAI Commuter menyediakan kapasitas angkut mencapai 50.244.436 orang, atau meningkat sekitar 4 persen dibandingkan kapasitas pada Angkutan Lebaran tahun sebelumnya.

Proyeksi Pengguna Commuter Line Jabodetabek

Untuk layanan Commuter Line Jabodetabek, KAI Commuter akan mengoperasikan 1.065 perjalanan setiap hari selama masa Angkutan Lebaran 2026.

Total kapasitas angkut pada layanan ini mencapai 47.059.996 orang, dengan proyeksi jumlah pengguna sekitar 18.972.445 penumpang. Angka tersebut diperkirakan meningkat sekitar 1 persen dibandingkan realisasi pengguna pada Angkutan Lebaran tahun lalu.

Selain layanan di Jabodetabek, KAI Commuter juga mengoptimalkan operasional Commuter Line Basoetta yang melayani perjalanan menuju Bandara Soekarno-Hatta.

Setiap harinya tersedia 70 perjalanan Commuter Line Basoetta dengan kapasitas angkut mencapai 415.616 penumpang. Layanan ini diproyeksikan melayani sekitar 145.963 pengguna yang akan menuju bandara, baik untuk keperluan mudik maupun perjalanan lainnya selama periode Lebaran.

Penambahan Fasilitas dan Petugas

Untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan pengguna, KAI Commuter juga menyiagakan sekitar 5.400 petugas frontliner yang terdiri dari masinis, petugas pengamanan, hingga tenaga kesehatan.

Selain itu, sejumlah fasilitas pendukung turut disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang di beberapa stasiun. KAI Commuter menambahkan toilet portable di Stasiun Bogor dan Stasiun Pasar Minggu, serta menyediakan tenda ruang tunggu tambahan di sejumlah stasiun seperti Bekasi, Bogor, Tangerang, Rangkasbitung, dan Cilegon.

Integrasi dengan Moda Transportasi Lain

Saat ini, berbagai stasiun Commuter Line juga telah terintegrasi dengan sejumlah moda transportasi lain seperti MRT, LRT Jabodebek, TransJakarta, hingga layanan transportasi daring. Pengguna juga dapat memanfaatkan Kartu Multi Trip (KMT) untuk melakukan transaksi pembayaran di berbagai moda tersebut.

Karina pun mengimbau para pengguna untuk tetap mematuhi aturan selama perjalanan demi kenyamanan dan keselamatan bersama.

“Kami mengimbau seluruh pengguna untuk mengikuti aturan yang berlaku, menjaga serta mengawasi anak-anak, mematuhi arahan petugas di stasiun maupun di dalam kereta, serta tetap waspada selama perjalanan,” kata Karina. (CHI)

Baca Juga: Angkutan Lebaran 2026, Layanan KRL Merak Hanya Sampai Stasiun Cilegon

Oleh:

Share