Home Berita Evaluasi Angkutan Nataru 2025/2026 ASDP: Arus Penyeberangan Lancar

Evaluasi Angkutan Nataru 2025/2026 ASDP: Arus Penyeberangan Lancar

Share

JAKARTA, LINTAS – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menutup penyelenggaraan Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 dengan catatan positif. Selama periode libur panjang tersebut, layanan penyeberangan nasional berlangsung aman, lancar, dan terkendali, disertai tingkat kepuasan publik yang sangat tinggi.

Hasil evaluasi menunjukkan bahwa tata kelola operasional yang adaptif dan kolaboratif mampu menjawab tingginya mobilitas masyarakat selama Nataru. Hal ini tercermin dari kelancaran arus penyeberangan di berbagai lintasan strategis serta persepsi positif pengguna jasa terhadap kualitas layanan ASDP.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, mengatakan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari konsistensi pengelolaan layanan berbasis evaluasi serta sinergi lintas sektor yang solid.

“Keberhasilan penyelenggaraan layanan Nataru ini tidak hanya diukur dari kelancaran arus penyeberangan, tetapi juga dari tingkat kepuasan masyarakat. Evaluasi berbasis data dan persepsi publik menjadi fondasi penting bagi peningkatan layanan ke depan,” ujar Heru dalam keterangannya yang dikutip, Selasa (13/1/2026).

Survei IKM

Berdasarkan Survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang dilakukan oleh Universitas Gadjah Mada melalui Pusat Studi Transportasi dan Logistik, seluruh aspek layanan ASDP selama Nataru berada pada kategori “Sangat Puas”, dengan skor di atas 91.

Aspek sarana mencatat nilai tertinggi sebesar 94,6, disusul kebijakan sebesar 92,2. Sementara itu, aspek prasarana dan manajemen transportasi masing-masing meraih skor 91,6.

Capaian tersebut menegaskan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan serta efektivitas pengelolaan arus penyeberangan nasional selama periode libur akhir tahun.

Sejalan dengan hasil survei, secara operasional ASDP berhasil melayani sekitar 3,4 juta penumpang dan 850 ribu kendaraan di 15 lintasan pantauan nasional selama periode H-10 hingga H+10 Nataru 2025/2026.

Penumpang Meningkat

Jumlah penumpang meningkat sekitar 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sementara volume kendaraan tumbuh 6,7 persen. Peningkatan ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat sekaligus kesiapan sistem layanan penyeberangan dalam menghadapi lonjakan arus.

Kelancaran layanan selama Nataru, lanjutnya, tidak terlepas dari kolaborasi erat dengan kementerian dan lembaga terkait, pemerintah daerah, aparat keamanan, serta seluruh pemangku kepentingan.

Sinergi tersebut memungkinkan pengambilan keputusan secara cepat, pengaturan jadwal kapal yang adaptif, kesiapan sumber daya manusia, optimalisasi fasilitas pelabuhan, hingga pemantauan intensif melalui posko terpadu selama puncak arus keberangkatan dan arus balik.

Evaluasi Kebijakan Utama

Survei IKM juga mengevaluasi sejumlah kebijakan utama yang diterapkan ASDP selama Nataru, antara lain kewajiban tiket online, pemberian diskon tarif tiket sebesar 15 persen, penambahan armada kapal, pengaturan lalu lintas di area pelabuhan, serta pelayanan Posko Nataru. Seluruh kebijakan tersebut memperoleh nilai evaluasi pada rentang 4,4 hingga 4,7.

Meski demikian, survei turut mengidentifikasi sejumlah tantangan, seperti keterbatasan akses tiket digital bagi sebagian pengguna jasa pada jam-jam puncak, konsentrasi perjalanan pada waktu tertentu, serta perlunya penguatan peran posko sebagai pusat koordinasi layanan.

Menindaklanjuti hasil evaluasi tersebut, ASDP menetapkan fokus perbaikan berkelanjutan, meliputi peningkatan kesiapan dan keandalan sistem digital, pemerataan distribusi jadwal perjalanan, sinkronisasi armada dan standar layanan, konsistensi rekayasa lalu lintas di pelabuhan, serta optimalisasi fungsi posko terpadu.

“Langkah-langkah ini menjadi bagian dari persiapan strategis ASDP dalam menghadapi penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026,” tutur Heru. (CHI)

Baca Juga: BPBPK Kementerian PU Bangun 57 Titik Sumur Bor Air Bersih di Aceh

Oleh:

Share