Semarang, Lintas — Bandara Ahmad Yani Semarang, Jawa Tengah, makin ramah lingkungan dengan adanya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
PT Angkasa Pura I (AP I), bersama anak usahanya PT Angkasa Pura Properti (APP), tengah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Bandara Jenderal Ahmad Yani.
Pembangunan PLTS ini merupakan wujud konkret penerapan energi baru terbarukan (EBT) di tanah air.
Selain itu, menurut Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi, pembangunan PLTS ini merupakan dukungan pihaknya dalam program net zero emission (NZE) di tahun 2060 yang dicanangkan oleh Pemerintah Republik Indonesia.
PLTS ini dibangun dan akan dikelola APP yang telah memiliki Izin Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik (IUJPTL).
Baca juga: Jalan Tol Cisumdawu Diresmikan, Bandara Kertajati Beroperasi Penuh Oktober 2023
Sebelum Bandara Ahmad Yani, AP I telah membangun PLTS di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Faik Fahmi menyatakan, AP I berkomitmen untuk terus mewujudkan bandara yang ramah lingkungan dan memberikan kontribusi positif terhadap pelestarian lingkungan.
“Pembangunan PLTS di Bandara Jenderal Ahmad Yani yang saat ini tengah dilaksanakan oleh salah satu anak usaha yakni APP, merupakan langkah lanjutan setelah sebelumnya dibangun PLTS di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali pada pertengahan tahun 2022 lalu,” jelas Faik Fahmi dalam keterangan tertulis, Senin (17/7/2023).
Eco Airport
Direktur Utama PT Angkasa Pura Properti Ristiyanto Eko Wibowo mengungkapkan, pembangunan PLTS ini merupakan langkah konkret upaya menerapkan konsep eco airport.
“Setelah sebelumnya berhasil dalam pembangunan solar panel system di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, kini APP kembali dipercaya oleh Angkasa Pura I untuk membangun Solar PV Modul di Bandara Jenderal Ahmad Yani, Semarang,” kata Ristiyanto.
“Hal ini tentu saja menjadi langkah konsisten dari kami untuk dapat mendukung bandara-bandara Angkasa Pura I yang ramah lingkungan melalui penerapan konsep eco airport, pemanfaatan EBT, dan penggunaan energi bersih secara berkelanjutan,” lanjutnya.
Selama ini, operasional di Bandara Ahmad Yani didukung dengan berbagai perangkat utilitas berkonsep ramah lingkungan, seperti lampu LED, fitur sleep mode pada perangkat lift, elevator, dan travelator, serta penggunaan kaca bangunan.
Ahmad Yani juga merupakan salah satu bandara Angkasa Pura I yang meraih sertifikat Greenship Building Kategori “Gold” dari Green Building Council Indonesia (GBCI).
Kapasitas 100 kWp
PLTS di Bandara Jenderal Ahmad Yani yang dibangun oleh APP berupa 186 unit Solar PV Modul dengan kapasita 100 kilowatt-peak (kWp).
PLTS ini akan dipasang di atap kanopi area parkir gedung administrasi dan rooftop Gedung Main Power House (MPH).
Pekerjaan pembangunan PLTS tersebut ditargetkan selesai pada Desember 2023.
Ke depannya, PLTS ini akan menyuplai kebutuhan listrik sejumlah gedung di area Bandara Jenderal Ahmad Yani, Semarang. (BAS)
Baca Juga: 9 Bandara di Luar Jawa Punya Sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja Terbaik

























