Home Berita 8 Fakta Penting Anjloknya KA Argo Bromo Anggrek di Cirebon, Ini Dampaknya!

8 Fakta Penting Anjloknya KA Argo Bromo Anggrek di Cirebon, Ini Dampaknya!

Share

CIREBON, LINTAS – Insiden anjloknya Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek pada Jumat, 1 Agustus 2025, menjadi sorotan publik. Kejadian yang berlangsung di emplasemen Stasiun Pegadenbaru, wilayah Daop 3 Cirebon, ini berdampak signifikan pada operasional sejumlah kereta lain. Berikut ini delapan fakta penting yang perlu kamu ketahui seputar insiden tersebut:

  1. Kapan dan di mana insiden ini terjadi?

Anjloknya KA 1 Argo Bromo Anggrek terjadi pada Jumat, 1 Agustus 2025, pukul 15:47 WIB. Lokasi kejadian berada di emplasemen Stasiun Pegadenbaru, wilayah kerja PT KAI Daop 3 Cirebon. KA ini tengah menempuh perjalanan dari Surabaya Pasar Turi menuju Stasiun Gambir, Jakarta.

  1. Jalur kereta sempat terganggu

Insiden ini menyebabkan gangguan sementara pada jalur hulu dan hilir di sekitar Stasiun Pegadenbaru. Akibatnya, perjalanan kereta api lain yang melintasi jalur tersebut sempat terganggu dan harus diatur ulang.

  1. Lima gerbong anjlok

Menurut Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, terdapat lima gerbong dari rangkaian KA Argo Bromo Anggrek yang mengalami anjlok. Jalur kereta di kedua arah pun terpaksa ditutup sementara guna keperluan evakuasi dan perbaikan.

  1. Tidak ada korban jiwa

Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Tim gabungan dari KAI dan kepolisian segera menuju lokasi untuk mengecek kondisi serta memastikan situasi aman.

  1. Perbaikan jalur butuh waktu minimal 8 jam

VP Public Relations KAI, Anne Purba, menyatakan bahwa proses perbaikan diperkirakan membutuhkan waktu setidaknya delapan jam. Selama masa perbaikan, KAI melakukan rekayasa pola operasi agar perjalanan kereta lain tetap berjalan meski dengan rute atau jadwal berbeda.

  1. Ini daftar kereta dari timur yang terdampak

Sejumlah kereta api dari arah timur menuju barat ikut terdampak. Berikut daftarnya:

  • KA 61 (Manahan) – posisi di Stasiun Cipunegara
  • KA 123 (Cakrabuana) – posisi di Stasiun Bandung
  • KA 89 (Gaya Baru Malam Selatan) – posisi di Stasiun Cirebon
  • KA 161 (Bangunkarta) – posisi di Stasiun Sindang Laut
  • KA 27 (Argo Merbabu) – posisi di Stasiun Tegal
  • KA 203 (Tegal Bahari) – posisi di Stasiun Tegal
  • KA 5 (Argo Semeru) – posisi di Stasiun Larangan
  • KA 2529 (Kalmas) – posisi di jalur IV Stasiun Cipunegara
  • KA 2523 (Massao Cargo) – posisi di jalur III Stasiun Cilegeh
  1. Kereta dari barat juga ikut terdampak

Tidak hanya kereta dari timur, perjalanan kereta dari arah barat ke timur pun turut terkena dampaknya. Berikut datanya:

  • KA 152 (Brantas) – posisi di Stasiun Pegadenbaru
  • KA 254 (Kertajaya) – posisi di Stasiun Pasirbungur
  • KA 2524 (Massao Cargo) – posisi di Stasiun Cikaum
  1. KAI minta maaf dan pastikan perbaikan cepat dilakukan

EVP of Corporate Secretary KAI, Raden Agus Dwinanto Budiadji menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan kepada para pelanggan.

Ia menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan penumpang adalah prioritas utama KAI. Tim teknis telah diturunkan sejak insiden dilaporkan dan perbaikan langsung dilakukan di lapangan.

“Kami berkomitmen untuk mengatasi masalah ini dengan cepat dan efektif,” ujarnya. (GIT)

Baca Juga: 34 Madrasah di NTB Direhabilitasi, Target Rampung 2026

Share