Home Berita 19 Stasiun Kereta Terapkan “Face Recognition” Saat Boarding, Ini Cara Penggunaannya

19 Stasiun Kereta Terapkan “Face Recognition” Saat Boarding, Ini Cara Penggunaannya

Share

JAKARTA, LINTAS – PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperluas layanan face recognition boarding gate di 19 stasiun yang tersebar di Jawa dan Sumatera.

Inovasi ini diharapkan dapat mempermudah proses boarding penumpang dengan mengandalkan teknologi pengenalan wajah yang terintegrasi dengan tiket dan data vaksinasi pelanggan.

“Kami kini menyediakan pendaftaran layanan face recognition melalui aplikasi Access by KAI untuk memberikan akses yang lebih mudah, efisien, dan sederhana kepada pelanggan,” ungkap Anne Purba, Vice President Public Relations KAI, dalam pernyataannya.

Peningkatan Efisiensi Boarding

Teknologi face recognition boarding gate memungkinkan penumpang untuk melakukan verifikasi identitas hanya dalam waktu satu detik. Sistem ini menggunakan kamera yang terhubung dengan data pribadi penumpang, seperti tiket kereta dan status vaksinasi.

Dengan proses yang cepat ini, antrean dan waktu boarding diharapkan bisa semakin terpangkas, memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman.

“Proses verifikasi wajah yang hanya memakan waktu 1 detik akan memperlancar antrean, sehingga perjalanan kereta menjadi lebih efisien,” ujar Anne.

Penyediaan layanan face recognition ini menjadi salah satu upaya KAI dalam meningkatkan pengalaman pelanggan, terutama di tengah tren permintaan yang terus meningkat. Hingga Agustus 2024, KAI telah melayani 299.752.109 penumpang di berbagai layanan kereta api.

Dengan angka tersebut, KAI terus berinovasi untuk mengakomodasi pertumbuhan jumlah penumpang secara efisien dan aman.

Layanan face recognition boarding gate kini telah tersedia di beberapa stasiun utama, antara lain:

Daerah Operasi 1 Jakarta: Gambir dan Bekasi
Daerah Operasi 2 Bandung: Bandung dan Kiaracondong
Daerah Operasi 3 Cirebon: Cirebon
Daerah Operasi 4 Semarang: Semarang Tawang Bank Jateng, Pekalongan, Tegal
Daerah Operasi 5 Purwokerto: Purwokerto dan Kutoarjo
Daerah Operasi 6 Yogyakarta: Yogyakarta, Lempuyangan, Solo Balapan
Daerah Operasi 7 Madiun: Madiun
Daerah Operasi 8 Surabaya: Surabaya Pasarturi, Surabaya Gubeng, Malang
Daerah Operasi 9 Jember: Jember
Divisi Regional I Sumatera Utara: Medan

Untuk menggunakan layanan ini, pelanggan harus mendaftar melalui aplikasi Access by KAI. Berikut adalah langkah-langkah pendaftarannya:

Buka tab menu akun di aplikasi Access by KAI.
– Pilih menu “Registrasi Face Recognition”.
– Setujui syarat dan ketentuan yang berlaku.
– Cek ulang data diri (Nama Lengkap, NIK, dan Tanggal Lahir), lalu lanjutkan dengan mengambil foto selfie.
– Lakukan pengambilan foto KTP sesuai instruksi.
– Klik “Daftar Sekarang” setelah semua data lengkap.
– Konfirmasi data, lalu klik “Ya, Daftar” untuk menyelesaikan proses.
– Registrasi selesai dan berhasil.
– Fokus pada Pelayanan dan Keberlanjutan.

Anne menekankan bahwa KAI akan terus melakukan peningkatan di berbagai aspek operasional untuk memberikan layanan yang lebih baik. Inovasi teknologi seperti face recognition menjadi salah satu langkah penting dalam menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih aman dan nyaman.

“Kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan. Selain itu, KAI juga mendukung keberlanjutan melalui upaya ramah lingkungan, sesuai dengan tujuan SDGs, menjadikan kereta api sebagai moda transportasi yang efisien dan hemat,” tutur Anne. (CHI)

Baca Juga: KAI dan CRCC Sepakat Pengadaan KRL dan Kereta Cepat dari China

Oleh:

Share