JAKARTA, LINTAS – Otorita Ibu Kota Nusantara memperkenalkan jajaran Tim Asistensi Ahli Otorita IKN Bidang Transportasi yang dipimpin oleh William Sabandar di Jakarta pada Jumat (16/2/2024).
Pembentukan tim ini, menurut Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, adalah untuk menciptakan kebijakan pembangunan dan pengelolaan transportasi yang ideal dengan tetap memperhatikan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan sesuai target yang ada di dalam master plan dari prespektif transportasi.
“Sebagai bagian dari komitmen untuk menciptakan ‘Kota Dunia untuk Semua’ yang layak huni, inklusif, dan berkelanjutan, Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus memperkuat tekadnya dalam mewujudkan visi pembangunan yang berkelanjutan,” kata Bambang dikutip dari rilis pers OIKN, Jumat (16/2/2024).
Salah satu fokus utama dalam transformasi ini adalah peningkatan penggunaan transportasi publik dan mobilitas aktif. Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN Silvia Halim mengatakan, “Kami memiliki target yaitu 80 persen perjalanan menggunakan transportasi publik dan mobilitas aktif. Ini bukan hanya tentang efisiensi, tetapi juga mengenai menciptakan kesetaraan dalam mobilitas bagi semua masyarakat.”

Tim Asistensi Ahli, yang dipimpin oleh Ir William Sabandar, MEng, PhD, dan Sekretaris Tim Dr Ir Resdiansyah, ST, MT, IPM, terdiri atas para ahli dari berbagai latar belakang keahlian dengan beragam perspektif sebagai perwujudan keikutsertaan para pelaku kepentingan atau stakeholders dalam proses perencanaan dan pembangunan di IKN.
William Sabandar pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT MRT Jakarta periode 2016 hingga 2022. Ia juga pernah menjadi Utusan Sekretaris Jenderal ASEAN untuk rekonstruksi Ayeyawardy Delta di Myanmar pascabencana Siklon Nargis. Selain itu, hingga sekarang Chief Operating Officer (COO) dari Indonesian Business Council.
Adapun, anggota Tim Asistensi Ahli diisi oleh Tory Damantoro, MSc, Dr Ir IB Ilham Malik, ST, MT, IPM, ATU, Ing; Hafida Fahmiasari, ST, MSc, Batari Saraswati, MEng, PhD; Prof Ir Erika Bukhari, MSc, PhD; Tjokorda Nirarta Samdhi, MSP, PhD dan Ki Darmaningtyas. Pembentukan Tim Asistensi Ahli ini diharapkan mampu menghadirkan transformasi bermobilisasi di IKN dan kota mitra lainnya.
William Sabandar, mantan Kepala Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh-Nias, mengungkapkan, “Kami memiliki key performance indicators (KPI) yang akan menjadi fokus dalam mencapai target ini. Termasuk aksesibilitas ke fasilitas kunci, koneksi transit yang efisien, dan pencapaian emisi bersih pada tahun 2045. Ketiga kerangka kebijakan, terintegrasi, cerdas, dan hijau, menjadi landasan utama bagi perubahan mendalam ini.”
Tak hanya itu, Bambang mengutarakan, keputusan untuk menghadirkan transportasi ramah lingkungan di peringatan HUT Ke-79 RI. “Hanya akan ada kendaraan-kendaraan ramah lingkungan, seperti bus listrik, yang akan beroperasi selama perayaan HUT Ke-79 RI di IKN. Langkah ini sejalan dengan visi kami untuk mencapai net zero emission dan menciptakan lingkungan bermobilisasi yang berkelanjutan,” ujarnya. (HRZ)

























